12.9.09

DPR Sahkan RUU Pengelolaan Sampah

Jakarta (ANTARA News) - Rapat paripurna DPR RI di Gedung DPR Jakarta, Rabu, mengesahkan RUU tentang Pengelolaan Sampah menjadi Undang-Undang.

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, seluruh fraksi sepakat RUU tersebut disahkan menjadi UU.

Menurut Ketua Pansus RUU Sampah, Hendarso Hadiparmono, latar belakang perlunya RUU tentang Pengelolaan Sampah tersebut adalah karena pertambahan volume dan ragam sampah yang semakin besar.

Penambahan itu disebabkan oleh jumlah penduduk yang juga bertambah serta perubahan pola konsumsi yang menimbulkan jenis sampah semakin beragam.

"Selain itu juga karena pandangan sebagian masyarakat bahwa sampah adalah barang sisa yang tidak berguna dan bukan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan," katanya.

RUU tersebut mengatur tentang pengelolaan sampah baik sampah rumah tangga maupun sampah spesifik.

Selain itu, RUU tersebut memberi larangan bagi setiap orang untuk memasukkan sampah ke wilayah Indonesia, mengimpor sampah, dan mencampur sampah dengan limbah berbahaya atau beracun.

RUU yang memuat 18 Bab dan 49 pasal tersebut juga menekankan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui pemilahan jenis sampah yang dilakukan sejak dari rumah tangga sehingga dapat mengurangi beban pengelolaan selanjutnya.

"Salah satu sistem yang dikembangkan RUU ini adalah tanggung jawab para produsen atas kemasan produk masing-masing yang dikenal dengan konsep Extended Producer Responsibility," katanya dalam rapat yang dihadiri Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar.

Selain mengesahkan RUU Pengelolaan Sampah menjadi UU, rapat paripurna DPR tersebut juga mengesahkan hasil kerja Komisi XI tentang "fit and proper test" calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono dan mengesahkan RUU Surat Berharga Syariah Negara menjadi UU.
(*)

3 komentar:

manusia bimbang mengatakan...

boleh minta kirimkan UU pengelolaan sampah tersebut ke email : rien.maulana@yahoo.com atau kirim link nya. thanks

Anonim mengatakan...

Ya, mungkin karena itu

Anonim mengatakan...

Przeczytaj caly blog jest bardzo dobry

Pupuk Kompos

Pupuk kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik (Modifikasi dari J.H. Crawford, 2003). Sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat pupuk kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar pupuk kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.

Posting Pupuk Kompos

Tempat Pelatihan Olah Sampah, Membuat Kompos dan Biogas

Memulai Pembuatan Pupuk Kompos

Memulai Pembuatan Pupuk Kompos
Menghijaukan Kota dimulai dengan penyediaan pupuk kompos diolah secara mandiri dari bahan sampah di rumah serta lingkungan

Pupuk Kompos HOME

Video Pupuk Kompos

Loading...

Pupuk Kompos (Composting ) Video

Loading...

Pembuatan Pupuk Kompos di Jerman

Pembuatan Pupuk Kompos di Jerman
Masyarakat yang lebih terdidik umumnya menyadari keterbatasan alam menyediakan sumberdaya bagi kehidupan manusia. Salah satu wujudnya adalah dengan mengelola dan mengolah sampah menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi manusia. Sampah Organik dijadikan pupuk kompos dalam komposter, adalah pemandangan sehari-hari semua keluarga di negara maju.

Proses Pupuk Kompos (Composting Process)

Proses Pupuk Kompos (Composting Process)
Secara alami material organik- berasal dari keluaran makhluk hidup ( tumbuhan, hewan dan manusia) akan terurai menjadi humus. Alam telah memiliki mikrorganisma dalam tanah, memiliki Carbon dioxida di udara dan air. Kebutuhan adanya penguraian bahan organik ( sampah) untuk kemanfaatannya bagi manusia, membuat lahirnya teknologi pengomposan (composting) agar dekomposisi sampah menjadi cepat, tidak berbau dan menghasilkan polutan maupun lebih meningkatkan derajat manusia pengelolanya. Teknologi Phoskko ( berujud alat media Komposter Biophoskko, aktivator Kompos Green Phoskko dan Mineral Penggembur Green Phoskko) adalah salah satu pilihan teknologi yang sedang digemari masyarakat saat ini- karena kepraktisan dan efisiennya.

Pupuk Kompos bagian 3 R, Reduce-Recycle-Reuse

Pupuk Kompos bagian 3 R, Reduce-Recycle-Reuse
Mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah akan ikut menyelamatkan bumi dari kemungkinan semua hamparan bumi tertutup aneka sampah hingga tak ada lagi areal untuk menanam pohon dan bahan pangan.

Pupuk Kompos di Auto 2000

Pupuk Kompos di Auto 2000
Pada level perusahaan besar, Auto 2000 di Surabaya, misalnya, adalah pengguna paket teknologi Phoskko bagi pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos di Outlet Auto Servicenya di Sungkono Surabaya. Skala suatu outlet telah menyumbang pada penciptaan lingkungan bengkel menjadi resik, asyik dan unik dengan aneka tanaman obatnya yang memang harus dipupuk kompos.

Penguraian Organik Pupuk Kompos

Penguraian Organik Pupuk Kompos
Sampah diartikan sebagai material sisa yang belum mendapat pengelolaan. Dengan mengelolanya secara baik, bijak dan benar akan menjadikan sampah suatu sumberdaya baru yang sangat berguna untuk kehidupan manusia. Dalam kerangka mendayagunakan itulah perlunya analisis atas karakter berbagai jenis sampah dan mendapatkan teknologi yang tepat bagi pengelolaannya.

Video Pupuk Kompos

Loading...

Video Info Pupuk Kompos

Loading...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pencarian Kompos