28.11.10

Pendapatan Usaha Instalasi Mini Produksi Kompos

Kerusakan lingkungan sudah makin terasa memberatkan warga secara individu, banjir bisa menghabiskan harta benda, tanah rusak juga mengurangi pendapatan bagi keluarga yang mengandalkan budidaya pertanian, iklim memanas juga mengharuskan keluarga mengeluarkan biaya pembelian pendingin. Keadaan ekonomi warga makin berat menghadapi masa depan kehidupan pendidikan anak cucu mereka. Selain karena biaya hidup dan pendidikan yang semkin tinggi, lahan yang dimiliki sebagai salah satu pendapatan keluarga, seringkali kurang produktif sehingga mengurangi pendapatan. Dampak dari kerusakkan lingkungan ini ambil bagian dalam penurunan produktifitas lahan.

Pemberdayaan masyarakat oleh program peduli dari perusahaan atau corporate dalam bentuk CSR (Perusahaan), LM3, Rumah Kompos ( oleh Kementrian Pertanian) maupun PNPM bisa memilih dengan membangun mini Instalasi Produksi Pupuk Kompos Kota (IPKK) Mini guna mendukung pengembangan kewirausahaan sosial ( social entrepreneurship). Target program  pengembangan ekonomi, melalui pengolahan sampah, bisa dilakukan oleh koperasi, UKM, pesantren, kelompok tani, PKK, Karang Taruna Pemuda, dll. Mini IPKK menghasilkan sekitar 100 kg pupuk kompos dan 2 botol @ 500 ml pupuk kompos cair (organik)  per hari, dengan nliai penjualan  pupuk kompos dan pupuk organik cair Rp 180 rb/hari atau Rp 5,4 jt/ bln.

Investasi diperlukan bagi pengadaan 5 unit Roler kompos sekitar Rp 15,750.000,-  terdiri dari 5 unit Roler Kompos ditambah dengan peralatan penunjang kerja ( sekop, pot siram, sealer pengemasan kompos dan hot gun pengemas botol plastik). Kebutuhan modal kerja bahan Rp 12,500/ hari ditambah biaya pengadaan kemasan pupuk kompos dan cair. Mini IPKK ini lumayan memberi penghasilan kelompok swadaya masyarakat atau pemuda memulai usaha disamping manfaat bagi pelestarian lingkungan. 

Mini IPKK bisa juga sebagai  pelengkap fasilitas bagi perusahaan rekanan dari proyek jasa kebersihan instansi pemerintah, gedung perkantoran, hotel dan bohwier pemberi kerja kebersihan lainnya.

Bagi usaha jasa kebersihan (cleaning services), para kontraktor dengan memiliki Mini Instalasi IPKK ini akan lebih menguntungkan karena merupakan tambahan dari penjualan hasil olah sampah dari lokasi yang menjadi target kebersihannya. Mini  IPKK juga menjadi sangat menarik ketika diusahakan sekaligus bersamaan dengan jasa pertamanan dan penjualan bibit tanaman hias. Salah satu model Mini IPKK yang tengah dan sudah dijalankan diantaranya di Pulisen Boyolali, Rumbai Pekanbaru dan Balonggede Bandung.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Pembangunan industri kompos ini tidak bisa dilakukan secara besar-besaran seperti kalau membangun pabrik pupuk urea atau ZA. Industri kompos akan berskala kecil dengan volume produksi sekitar 5.000 ton per pabrik per tahun. Nilai investasi pabrik tersebut juga hanya sekitar Rp 100.000.000,- Omset per tahunnya kurang-lebih Rp 500.000.000,- Tetapi untuk komoditas padi dan jagung di seluruh Indonesia, diperlukan sekitar 6.000 pabrik kompos skala 5.000 ton tersebut.

Pupuk Kompos

Pupuk kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik (Modifikasi dari J.H. Crawford, 2003). Sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat pupuk kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar pupuk kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.

Posting Pupuk Kompos

Tempat Pelatihan Olah Sampah, Membuat Kompos dan Biogas

Memulai Pembuatan Pupuk Kompos

Memulai Pembuatan Pupuk Kompos
Menghijaukan Kota dimulai dengan penyediaan pupuk kompos diolah secara mandiri dari bahan sampah di rumah serta lingkungan

Pupuk Kompos HOME

Video Pupuk Kompos

Loading...

Pupuk Kompos (Composting ) Video

Loading...

Pembuatan Pupuk Kompos di Jerman

Pembuatan Pupuk Kompos di Jerman
Masyarakat yang lebih terdidik umumnya menyadari keterbatasan alam menyediakan sumberdaya bagi kehidupan manusia. Salah satu wujudnya adalah dengan mengelola dan mengolah sampah menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi manusia. Sampah Organik dijadikan pupuk kompos dalam komposter, adalah pemandangan sehari-hari semua keluarga di negara maju.

Proses Pupuk Kompos (Composting Process)

Proses Pupuk Kompos (Composting Process)
Secara alami material organik- berasal dari keluaran makhluk hidup ( tumbuhan, hewan dan manusia) akan terurai menjadi humus. Alam telah memiliki mikrorganisma dalam tanah, memiliki Carbon dioxida di udara dan air. Kebutuhan adanya penguraian bahan organik ( sampah) untuk kemanfaatannya bagi manusia, membuat lahirnya teknologi pengomposan (composting) agar dekomposisi sampah menjadi cepat, tidak berbau dan menghasilkan polutan maupun lebih meningkatkan derajat manusia pengelolanya. Teknologi Phoskko ( berujud alat media Komposter Biophoskko, aktivator Kompos Green Phoskko dan Mineral Penggembur Green Phoskko) adalah salah satu pilihan teknologi yang sedang digemari masyarakat saat ini- karena kepraktisan dan efisiennya.

Pupuk Kompos bagian 3 R, Reduce-Recycle-Reuse

Pupuk Kompos bagian 3 R, Reduce-Recycle-Reuse
Mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah akan ikut menyelamatkan bumi dari kemungkinan semua hamparan bumi tertutup aneka sampah hingga tak ada lagi areal untuk menanam pohon dan bahan pangan.

Pupuk Kompos di Auto 2000

Pupuk Kompos di Auto 2000
Pada level perusahaan besar, Auto 2000 di Surabaya, misalnya, adalah pengguna paket teknologi Phoskko bagi pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos di Outlet Auto Servicenya di Sungkono Surabaya. Skala suatu outlet telah menyumbang pada penciptaan lingkungan bengkel menjadi resik, asyik dan unik dengan aneka tanaman obatnya yang memang harus dipupuk kompos.

Penguraian Organik Pupuk Kompos

Penguraian Organik Pupuk Kompos
Sampah diartikan sebagai material sisa yang belum mendapat pengelolaan. Dengan mengelolanya secara baik, bijak dan benar akan menjadikan sampah suatu sumberdaya baru yang sangat berguna untuk kehidupan manusia. Dalam kerangka mendayagunakan itulah perlunya analisis atas karakter berbagai jenis sampah dan mendapatkan teknologi yang tepat bagi pengelolaannya.

Video Pupuk Kompos

Loading...

Video Info Pupuk Kompos

Loading...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pencarian Kompos