Kerusakan lingkungan sudah makin terasa memberatkan warga secara individu, banjir bisa menghabiskan harta benda, tanah rusak juga mengurangi pendapatan bagi keluarga yang mengandalkan budidaya pertanian, iklim memanas juga mengharuskan keluarga mengeluarkan biaya pembelian pendingin. Keadaan ekonomi warga makin berat menghadapi masa depan kehidupan pendidikan anak cucu mereka. Selain karena biaya hidup dan pendidikan yang semkin tinggi, lahan yang dimiliki sebagai salah satu pendapatan keluarga, seringkali kurang produktif sehingga mengurangi pendapatan. Dampak dari kerusakkan lingkungan ini ambil bagian dalam penurunan produktifitas lahan.
Pupuk kompos dibuat dari limbah dan sampah organik. Dengan adanya masalah sampah di perkotaan utamanya jenis organik, dilihat Jaringan Posko Hijau justru sebagai peluang memberdayakan ekonomi bagi industri penunjang pengolahan sampah dan bangkitnya industri pengolahan pupuk kompos dan kegiatan daur ulang anorganik (plastik, logam dan kertas ) serta industri alat mesinnya.
28.11.10
Pendapatan Usaha Instalasi Mini Produksi Kompos
Bagi usaha jasa kebersihan (cleaning services), para kontraktor dengan memiliki Mini Instalasi IPKK ini akan lebih menguntungkan karena merupakan tambahan dari penjualan hasil olah sampah dari lokasi yang menjadi target kebersihannya. Mini IPKK juga menjadi sangat menarik ketika diusahakan sekaligus bersamaan dengan jasa pertamanan dan penjualan bibit tanaman hias. Salah satu model Mini IPKK yang tengah dan sudah dijalankan diantaranya di Pulisen Boyolali, Rumbai Pekanbaru dan
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
Pupuk Kompos
Pupuk kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik (Modifikasi dari J.H. Crawford, 2003). Sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat pupuk kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar pupuk kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.
Posting Pupuk Kompos
-
Internasional NGO Visiting Bandung Compost Model. They study about compost activator, its microbe consortium for garbage decomposition beco...
-
Disuatu hari Kamis, 29 Maret 2007- sebagaimana juga diberitakan beberapa media, antara lain Pikiran Rakyat - terdapat pemandangan baru di ...
-
TPS Pupuk Kaltim Hasilkan 30 Ton Kompos Tiap Bulan Ada yang unik di PT Pupuk Kaltim. Sebagai salah satu penghasil urea ter...
-
Keberadaan spesies tanaman ( Eichhornia crassipes ) yakni tumbuhan air dengan nama eceng gondok, yang di beberapa daerah di Indonesia ...
-
Membuat pupuk kompos , dengan teknik tumpuk dalam bedeng terbuka (open windrows) telah lama dikenal petani dan penggiat lingkungan guna mero...
-
Pengelolaan sampah dan kebersihan suatu kota, nampaknya memerlukan ikhtiar lebih dari sekedar pengadaan sarana prasarana tempat pembuangan...
-
Sebagaimana kita ketahui, pupuk kompos adalah hasil penguraian parsial ( tidak lengkap) dari campuran bahan-bahan ( sampah dan limbah) org...
-
Kerusakan lingkungan sudah makin terasa memberatkan warga secara individu, banjir bisa menghabiskan harta benda, tanah rusak juga mengurangi...
-
Pengelolaan sampah kawasan komersial ( pasar, mall, hotel, restoran, apartemen, pertokoan, perumahan, dan sejenisnya) oleh Undang undang N...
-
" Sampah bermasalah bukan hanya di Indonesia, Pak Cik..........," demikian Encik Saiful Bahri kepada kami ketika berkunjung atas ...
Tempat Pelatihan Olah Sampah, Membuat Kompos dan Biogas
Lihat Jalan Tol Mohammad Toha ke Workshop KencanaOnline.Com di peta yang lebih besar
Memulai Pembuatan Pupuk Kompos
Menghijaukan Kota dimulai dengan penyediaan pupuk kompos diolah secara mandiri dari bahan sampah di rumah serta lingkungan
Pupuk Kompos HOME
Pembuatan Pupuk Kompos di Jerman
Masyarakat yang lebih terdidik umumnya menyadari keterbatasan alam menyediakan sumberdaya bagi kehidupan manusia. Salah satu wujudnya adalah dengan mengelola dan mengolah sampah menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi manusia. Sampah Organik dijadikan pupuk kompos dalam komposter, adalah pemandangan sehari-hari semua keluarga di negara maju.
Proses Pupuk Kompos (Composting Process)
Secara alami material organik- berasal dari keluaran makhluk hidup ( tumbuhan, hewan dan manusia) akan terurai menjadi humus. Alam telah memiliki mikrorganisma dalam tanah, memiliki Carbon dioxida di udara dan air. Kebutuhan adanya penguraian bahan organik ( sampah) untuk kemanfaatannya bagi manusia, membuat lahirnya teknologi pengomposan (composting) agar dekomposisi sampah menjadi cepat, tidak berbau dan menghasilkan polutan maupun lebih meningkatkan derajat manusia pengelolanya. Teknologi Phoskko ( berujud alat media Komposter Biophoskko, aktivator Kompos Green Phoskko dan Mineral Penggembur Green Phoskko) adalah salah satu pilihan teknologi yang sedang digemari masyarakat saat ini- karena kepraktisan dan efisiennya.
Pupuk Kompos bagian 3 R, Reduce-Recycle-Reuse
Mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah akan ikut menyelamatkan bumi dari kemungkinan semua hamparan bumi tertutup aneka sampah hingga tak ada lagi areal untuk menanam pohon dan bahan pangan.
Pupuk Kompos di Auto 2000
Pada level perusahaan besar, Auto 2000 di Surabaya, misalnya, adalah pengguna paket teknologi Phoskko bagi pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos di Outlet Auto Servicenya di Sungkono Surabaya. Skala suatu outlet telah menyumbang pada penciptaan lingkungan bengkel menjadi resik, asyik dan unik dengan aneka tanaman obatnya yang memang harus dipupuk kompos.
Penguraian Organik Pupuk Kompos
Sampah diartikan sebagai material sisa yang belum mendapat pengelolaan. Dengan mengelolanya secara baik, bijak dan benar akan menjadikan sampah suatu sumberdaya baru yang sangat berguna untuk kehidupan manusia. Dalam kerangka mendayagunakan itulah perlunya analisis atas karakter berbagai jenis sampah dan mendapatkan teknologi yang tepat bagi pengelolaannya.



1 komentar:
Pembangunan industri kompos ini tidak bisa dilakukan secara besar-besaran seperti kalau membangun pabrik pupuk urea atau ZA. Industri kompos akan berskala kecil dengan volume produksi sekitar 5.000 ton per pabrik per tahun. Nilai investasi pabrik tersebut juga hanya sekitar Rp 100.000.000,- Omset per tahunnya kurang-lebih Rp 500.000.000,- Tetapi untuk komoditas padi dan jagung di seluruh Indonesia, diperlukan sekitar 6.000 pabrik kompos skala 5.000 ton tersebut.
Poskan Komentar