<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109</id><updated>2012-05-20T23:08:32.668-07:00</updated><category term='Produksi Baja Organik Di Malaysia'/><category term='Kompos'/><category term='Olah Sampah Di Margahayu Kota Bandung'/><category term='Posko Hijau Di Jayanti Kiara Condong Bandung'/><category term='Mesin Pupuk Kompos Modern'/><category term='Olah Sampah Di Cimahi Tengah'/><category term='Undang Undang Pengelolaan Sampah'/><category term='Gadis Bule Olah Sampah'/><category term='Gallery Komposter Biophoskko'/><category term='Tbk'/><category term='Usaha Produksi Pupuk Kompos'/><category term='Olah Sampah Di MargaCinta Kota Bandung'/><category term='Gadis Bandung Membuat Kompos'/><category term='Pengolahan Sampah Rumah Sakit'/><category term='International NGO Visiting'/><category term='Prospek Tanaman Hias'/><category term='Keluarga Dewi Lestari Membuat Kompos'/><category term='Berita Komposter'/><category term='Olah Sampah Di Baros Cimahi Utara'/><category term='Teknologi Bio Phoskko'/><category term='Olah Sampah Di Cipageran Kota Cimahi'/><category term='Olah Sampah Binaan PT Telkom Bandung'/><category term='Kompos berbahan Eceng Gondok Danau bagi Reklamasi Lahan Tambang di Kutai Kartanegara'/><category term='Perbaikan Kampung Terpadu'/><category term='Posko Hijau Di BKR Kota Bandung'/><category term='Posko Olah Sampah Di Cibiru Bandung'/><category term='Pupuk Kompos'/><category term='Trip Organik'/><category term='Pelatihan Bisnis'/><category term='Posko Hijau Di Setiamanah Cimahi'/><category term='Posko Olah Sampah Di Bantar Jati Bogor'/><category term='Pupuk Kompos dalam Reklamasi Lahan'/><category term='Olah Sampah Bengkel Auto 2000'/><category term='Cara Pengelolaan Sampah Menjadi Kompos di kawasan pabrik PT. Pupuk Kaltim'/><category term='Posko Hijau Surabaya'/><category term='Pendirian Posko Hijau'/><title type='text'>Pupuk Kompos (Jaringan Posko Hijau)</title><subtitle type='html'>Pupuk kompos dibuat dari limbah dan sampah organik. Dengan adanya masalah sampah di perkotaan utamanya jenis organik, dilihat Jaringan Posko Hijau justru sebagai peluang memberdayakan ekonomi bagi industri penunjang pengolahan sampah dan bangkitnya industri pengolahan pupuk kompos dan kegiatan daur ulang anorganik (plastik, logam dan kertas ) serta industri alat mesinnya.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>38</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-4138785016080847830</id><published>2011-08-21T15:11:00.000-07:00</published><updated>2011-08-21T15:11:55.872-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kompos berbahan Eceng Gondok Danau bagi Reklamasi Lahan Tambang di Kutai Kartanegara'/><title type='text'>Kompos berbahan Eceng Gondok Danau bagi Reklamasi Lahan Tambang di Kutai Kartanegara</title><content type='html'> &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-cS3lKSNjBb8/TlE78b7VreI/AAAAAAAAJ_w/84z3coUKl00/s1600/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%25286%2529.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-cS3lKSNjBb8/TlE78b7VreI/AAAAAAAAJ_w/84z3coUKl00/s200/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%25286%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Keberadaan spesies tanaman (&lt;i&gt;Eichhornia crassipes&lt;/i&gt;) yakni tumbuhan  air dengan nama eceng gondok, yang di beberapa daerah di Indonesia&amp;nbsp;  mempunyai nama lain seperti di Palembang dikenal dengan nama Kelipuk, di  Lampung dikenal dengan nama Ringgak, di Dayak dikenal dengan nama  Ilung-ilung, di Manado dikenal dengan nama Tumpe, di berbagai perairan  kini merupakan masalah.&amp;nbsp; Eceng gondok yang merupakan tumbuhan air dan  lebih  sering dianggap sebagai tumbuhan pengganggu perairan, memiliki tingkat  pertumbuhan yang sangat cepat. &amp;nbsp;Dalam waktu 3–4 bulan saja, eceng gondok  mampu menutupi lebih dari 70% permukaan danau. Jika pada luasan danau 1  ha terdiri dari 10.000 m2 dengan populasi tanaman ini diperkirakan  memiliki ketinggian 0,5 m, akan setara dengan 5000 m3 atau akan berbobot  1500 ton/ Ha pada asumsi rataan berat 300 kg/m3..&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-2ix7lCoyb1I/TlE7a8OaSTI/AAAAAAAAJ_k/hnGpp_hPQuA/s1600/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%252813%2529.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="166" src="http://4.bp.blogspot.com/-2ix7lCoyb1I/TlE7a8OaSTI/AAAAAAAAJ_k/hnGpp_hPQuA/s200/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%252813%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Cepatnya pertumbuhan  eceng gondok dan tingginya daya tahan hidup menjadikan tumbuhan ini  sangat sulit dikendalikan.&amp;nbsp; &amp;nbsp;Pada beberapa negara, pengendalian eceng  gondok secara mekanik, kimia dan biologi tidak pernah memberikan hasil  yang optimal. Eceng gondok berpotensi menghilangkan air permukaan sampai  empat kali lipat jika dibandingkan dengan permukaan terbuka.  &amp;nbsp;Pertumbuhan populasi eceng gondok yang tidak terkendali menyebabkan  pendangkalan ekosistem perairan dan tertutupnya sungai serta danau  (Gopal dan Sharma, 1981)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &amp;nbsp;Selain kegunaan dalam menyerap logam berat dan pestisida, enceng gondok banyak mempunyai kerugian karena kemampuannya berkembang secara pesat. Beberapa kerugian akibat pertumbuhan enceng gondok yang tidak terkendali antara lain:&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Meningkatnya evapotranspirasi      (penguapan dan hilangnya air melalui daun-daun tanaman), karena      daun-daunnya yang lebar dan serta pertumbuhannya yang cepat.&lt;/li&gt; &lt;li class="MsoNormal"&gt;Menurunnya jumlah cahaya yang      masuk kedalam perairan sehingga menyebabkan menurunnya tingkat kelarutan oksigen dalam air (DO:      Dissolved Oxygens).&lt;/li&gt; &lt;li class="MsoNormal"&gt;Tumbuhan eceng gondok yang      sudah mati akan turun ke dasar perairan sehingga mempercepat terjadinya      proses pendangkalan.&lt;/li&gt; &lt;li class="MsoNormal"&gt;Mengganggu lalu lintas      (transportasi) air, khususnya bagi masyarakat yang kehidupannya masih      tergantung dari sungai seperti di pedalaman Kalimantan dan beberapa      daerah lainnya.&lt;/li&gt; &lt;li class="MsoNormal"&gt;Meningkatnya habitat bagi      vektor penyakit pada manusia.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-oJuzspi-A04/TlE9LfKzwyI/AAAAAAAAKAA/450Ca9oxBqQ/s1600/Eceng+Gondok+Danau+Melintang+%25281%2529.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="128" src="http://4.bp.blogspot.com/-oJuzspi-A04/TlE9LfKzwyI/AAAAAAAAKAA/450Ca9oxBqQ/s200/Eceng+Gondok+Danau+Melintang+%25281%2529.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Enceng gondok, tidak terkecuali, tumbuh dengan pesat di berbagai daerah  aliran sungai pulau Kalimantan, termasuk di daerah tengah hulu sungai  Mahakam di Kalimantan Timur. Terdapat sekitar 76 danau tersebar di  daerah aliran Sungai Mahakam dan  sekitar 30 danau terletak di daerah Mahakam bagian tengah termasuk tiga  danau utamanya (danau Jempang 15,000 Ha; Danau Semayang 13,000 Ha;  Danau  Melintang 11,000 Ha). Sungai dengan panjang sekitar 920 km ini  melintasi wilayah Kabupaten Kutai Barat di bagian hulu, hingga Kabupaten  Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda di bagian hilir. Kian sibuknya  lalu-lintas sungai dengan  hilir-mudiknya baik kapal-kapal  besar maupun perahu kecil bermotor jadi  ancaman serius lainnya.  Kegiatan ekonomi yang bertambah ramai  dengan memanfaatkan sungai  sebagai urat  nadi transportasi telah “merampas”  habitat ikan khususnya Pesut  Mahakam. Pesut  Mahakam pun kian terkucil pada  habitatnya akibat kalah bersaing dengan  mesin-mesin kapal yang  menebarkan suara bising serta mencemari sungai  dengan limbah-limbah  minyak beracun. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-cYe7Xmfmyb0/TlE-5NMus1I/AAAAAAAAKAM/t66vOqMKy4k/s1600/Eceng+Gondok+Danau+Melintang.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="96" src="http://1.bp.blogspot.com/-cYe7Xmfmyb0/TlE-5NMus1I/AAAAAAAAKAM/t66vOqMKy4k/s200/Eceng+Gondok+Danau+Melintang.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Kini, dua danau besar yang berada didaerah aliran sungai Mahakam itu didominasi eceng  gondok, serta sejumlah besar lahan kering lainnya didominasi oleh  alang-alang.&amp;nbsp; Hal ini jelas merpakan beban lingkungan hidup yang akan  mempengaruhi mutu lingkungan, yang pada saatnya akan mempengaruhi juga  pertanian dalam arti luas yang ada di wilayah itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Atas dasar pemikiran itulah, lebih dari 9 anggota Komisi II DPRD Kutai  Kartanegara, serta Ketua DPRD Kukar, Ir.H. Awang Luqman, MM  berkesempatan melakukan study banding guna mempelajari pengendalian  eceng gondok yang diusulkan perusahaan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?language=ID"&gt;PT. Cipta Visi Sinar Kencana, &lt;/a&gt;19 Agustus 2011 lalu.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-EvBMKuvKfPM/TlE_FLQSi1I/AAAAAAAAKAQ/LZbCJXPGzP0/s1600/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%252820%2529.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="155" src="http://2.bp.blogspot.com/-EvBMKuvKfPM/TlE_FLQSi1I/AAAAAAAAKAQ/LZbCJXPGzP0/s200/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%252820%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Dalam kesempatan tersebut, &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?language=ID" style="color: blue;"&gt;Sonson Garsoni selaku pimpinan perusahaan pengembang teknologi Bio Elektrik, mengenalkan Instalasi Bio Elektrik 7000L &lt;/a&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;yang terdiri dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=48" style="color: blue;"&gt;3  unit digester 7000 liter, 1  mesin pencacah MPO 500 HD (Honda), 3 unit  pemurnian biogas MP 24150  (stainless steel), gas holder kapasitas &amp;gt;  10 m3, 3 unit generator BG  5000 (genset biogas daya 5000 watt), bakteri  aktivator metan GP-7 untuk 1  bulan serta perlengkapan instalasi hingga  unit kompor dan generator.&lt;/a&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/product_info.php?products_id=780" style="color: blue;"&gt;Instalasi  Biogas dan Bio Elektrik Biophoskko BD 7000L berkemampuan  mengolah  limbah biomassa atau sampah organik termasuk eceng gondok untuk pertama  kalinya 21 m3  (setara 7 ton) dan selanjutnya 4,2 m3 atau 1,26 ton/  hari.&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ixy00XROzig/TlE_PbDhE2I/AAAAAAAAKAU/zUwhmd-ptO0/s1600/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%252817%2529.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="146" src="http://3.bp.blogspot.com/-ixy00XROzig/TlE_PbDhE2I/AAAAAAAAKAU/zUwhmd-ptO0/s200/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%252817%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Menurut Sonson Garsoni, setiap harinya, output shelter Instalasi BD 7000 L menghasilkan biogas  dengan kemurnian &amp;gt; 80 % metan (CH4) sebanyak 37,8 m3 yang memiliki  daya nyala dan kalori tinggi sebagai bahan kompor guna masak memasak  setara 17, 388 kg LPG, atau bahan bakar gas tersebut dapat menyalakan 3  unit genset 5000 watt sebanyak 45,36 kWh (kilo watt hour).  Selain penerimaan dari penjualan bahan bakar gas atau energi listrik  diatas, instalasi shelter BD 7000L menghasilkan lumpur (slurry) dengan  kualitas pupuk cair organik sebanyak 3,78 m3/ hari. &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26" style="color: blue;"&gt;Lumpur  ini dapat  ditingkatkan kualitasnya dengan menambahkan kedalamnya aneka  bakteri  (fixasi N2, pelarut posfat dan KCL) atau zat tumbuh, sehingga  memiliki  nilai tambah (added value) sebagai pupuk hayati atau pupuk  organik.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-L705EiqGbzM/TlF6n-YGVhI/AAAAAAAAKA4/eWXnunGOo1E/s1600/S3013076.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="169" src="http://3.bp.blogspot.com/-L705EiqGbzM/TlF6n-YGVhI/AAAAAAAAKA4/eWXnunGOo1E/s200/S3013076.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Pengadaan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=48" style="color: blue;"&gt;digester dalam suatu instalasi shelter Bio Elektrik ini &lt;/a&gt;diharapkan  mampu mengatasi bertumbuhnya populasi eceng gondok di kedua danau di  Kutai Kartanegara khususnya dan Kalimantan Timur pada umumnya.&amp;nbsp; Selain  masyarakat yang bergantung kehidupannya di kedua danau atau di tepian  sungai Mahakam medapat manfaat bersihnya sungai dari jeratan eceng  gondok pada moda transportasi sungai perairan seperti kapal motor,  ponton atau perahu juga didapatkan bahan bakar bagi penerangan atau  bahan bakar bagi kegiatan mengasap ikan serta memasak pada umumnya  maupun mendapatkan energi listrik bagi berkembangnya industri kecil di  pedalaman pedesaan Kutai.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3NZWBj6Ne28/TlE7cb2wYHI/AAAAAAAAJ_o/dJ2GXSsP1DU/s1600/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%252816%2529.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="163" src="http://2.bp.blogspot.com/-3NZWBj6Ne28/TlE7cb2wYHI/AAAAAAAAJ_o/dJ2GXSsP1DU/s200/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%252816%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mengingat besarnya potensi eceng gondok di kedua danau Melintang dan  Semayang dengan luasan lebih dari 25.000 Ha, pada asumsi 3 atau 4 bulan  saja dapat bertumbuh hingga menutupi semua areal danau, dapat  diperkirakan potensi pertumbuhan eceng gondok tersebut tidak akan kurang  dari 20.000 Ha dibagi 100 hari atau 200 Ha/ hari atau setara dengan  bobot 300 ribu ton/ hari. Dengan mengacu pada output energi dari tiap 1,  26 ton diatas, jika semua pertumbuhan eceng gondok/ hari diolah dengan&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/product_info.php?cPath=48&amp;amp;products_id=780" style="color: blue;"&gt;instalasi  Bio Elektrik, diperlirakan bisa dihasilkan 300.000 x 45,36 KWH= 13,600  MegaWatt (MW) atau setara dengan 300.000 ton/ 1,26 x 17,388 = 4, 139 kg  LPG/ hari. &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DvJWd3xwU4w/TlF7KSwgXgI/AAAAAAAAKA8/M5FUFHpH7hM/s1600/Kemasan+Pupuk+Kompos+Cair+%2528PKC%2529+Gramafert%25C2%25AE.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="158" src="http://1.bp.blogspot.com/-DvJWd3xwU4w/TlF7KSwgXgI/AAAAAAAAKA8/M5FUFHpH7hM/s200/Kemasan+Pupuk+Kompos+Cair+%2528PKC%2529+Gramafert%25C2%25AE.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Perkiraan hasil diatas masih belum diperhitungkan pendapatan dari material cairan yang diperoleh dari lumpur ( sludge) keluaran instalasi, yang sangat  bernilai ekonomi ketika digunakan sebagai&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26" style="color: blue;"&gt;pupuk kompos cair bagi penumbuhan vegetasi dalam reklamasi lahan tambang.&lt;/a&gt;  Demikian juga bagian material lumpur non cair, &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26&amp;amp;sort=2a&amp;amp;language=ID" style="color: blue;"&gt;berupa kompos padat, akan sangat berguna bagi media tumbuh jamur tiram, yang diketahui tumbuh baik pada material dengan kandungan selulosa tinggi seperti halnya kompos asal eceng gondok ini.&amp;nbsp;&lt;/a&gt; Sungguh suatu berkah yang sangat besar dari kemelimpahan eceng gondok  di Kutai Kartanegara dan bagi masyarakat pedalaman Kalimantan Timur ini jika saja masalah  sedimentasi di danau Melintang dan Semayang di Kalimantan ini, diatasi  dengan tujuan pengadaan energi bahan bakar dan listrik serta pengadaan  pupuk bagi reklamasi lahan tambang (+) &amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-4138785016080847830?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26&amp;sort=2a&amp;language=ID' title='Kompos berbahan Eceng Gondok Danau bagi Reklamasi Lahan Tambang di Kutai Kartanegara'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/4138785016080847830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=4138785016080847830&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/4138785016080847830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/4138785016080847830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2011/08/kompos-berbahan-eceng-gondok-danau-bagi.html' title='Kompos berbahan Eceng Gondok Danau bagi Reklamasi Lahan Tambang di Kutai Kartanegara'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-cS3lKSNjBb8/TlE78b7VreI/AAAAAAAAJ_w/84z3coUKl00/s72-c/Instalasi+Biogas+Eceng+Gondok+Danau+%25286%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-1587849592790515235</id><published>2011-06-23T16:00:00.000-07:00</published><updated>2011-06-23T16:00:02.787-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cara Pengelolaan Sampah Menjadi Kompos di kawasan pabrik PT. Pupuk Kaltim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tbk'/><title type='text'>Cara Pengelolaan Sampah Menjadi Kompos di kawasan pabrik PT. Pupuk Kaltim, Tbk</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span class="orange"&gt;TPS Pupuk Kaltim Hasilkan 30 Ton Kompos Tiap Bulan&lt;/span&gt;               &lt;img class="gbrfas" height="149" src="http://www.pupukkaltim.com/img/images/news/thumb624D36B1D25808646050CD8F83CCD367.JPG" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Ada yang unik di PT Pupuk Kaltim. Sebagai salah satu penghasil urea terbesar di Indonesia, yaitu memproduksi urea sekitar 2,98 juta ton per tahun, untuk memelihara dan menghijaukan tanaman di lingkungannya, selama ini PKT ternyata sama sekali tidak pernah menggunakan pupuk urea.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Masalah sampah sebenarnya justru berpotensi ekonomi, itu seandainya dikelola dengan baik,. &lt;a href="http://www.facebook.com/media/set/?set=a.10150344142563275.431429.370621588274"&gt;Di kawasan PT Pupuk Kaltim (PKT) &lt;/a&gt;misalnya, barangkali bisa dijadikan contoh. Sejak tahun 1990-an, sampah domestik sebanyak 20 m3 yang dihasilkannya telah ditangani dengan sangat baik. Tiap bulan, Tempat Pengolahan Sampah (TPS) yang dimilikinya menghasilkan belasan ton kompos.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak pekan lalu, &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=32&amp;amp;sort=2a&amp;amp;language=ID"&gt;dengan adanya penambahan 17 unit Composter, &lt;/a&gt;TPS milik PKT kini dapat menghasilkan 30-an ton kompos tiap bulan. Ada peningkatan 100 persen dari sebelumnya. Dengan tenaga kerja sebanyak 13 orang, dengan harga Rp2.000,- per kilogram misalnya, setidaknya Rp60 juta bisa diraup tiap bulan. Suatu peluang bisnis yang menggiurkan tentunya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-jEI6fu59muE/TgPDb74ukhI/AAAAAAAAJs8/wIWFnmbOqAg/s1600/2011-06-20+08.21.18.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="92" src="http://2.bp.blogspot.com/-jEI6fu59muE/TgPDb74ukhI/AAAAAAAAJs8/wIWFnmbOqAg/s200/2011-06-20+08.21.18.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Padahal, di sejumlah kota, sampah nyaris selalu saja menjadi sumber masalah. Di samping seringkali menimbulkan bau tak sedap, sumber berbagai penyakit, juga soal keterbatasan lahan TPS, nyaris selalu tak terpisahkan dari masalah sampah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Kalimantan Timur, PKT barangkali telah menjadi pionir dalam pengolahan sampah menjadi kompos ini. Sejak &lt;i&gt;Centre for Pulicy and Implementation Study &lt;/i&gt;(CPIS), sebuah LSM lingkungan di Jakarta, merintis dan memprakarsai, serta menggelar pelatihan tentang pengolahan sampah organik menjadi kompos, manajemen PKT langsung mengikutsertakan beberapa stafnya untuk mengikuti pelatihan tersebut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-hryJPlNSd8k/TgPDdpN0kYI/AAAAAAAAJtA/LmWuvVIFYoE/s1600/2011-06-20+08.24.21.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://3.bp.blogspot.com/-hryJPlNSd8k/TgPDdpN0kYI/AAAAAAAAJtA/LmWuvVIFYoE/s200/2011-06-20+08.24.21.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sejak itu, sampah domestik, baik dari pabrik, anak perusahaan, perumahan BTN PKT maupun dari Perumuhan PC VI, semuanya diolah menjadi kompos. Sebuah bangunan yang cukup apik, berukuran 25 X 35 meter, sejak itu juga langsung didirikan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Dengan adanya &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=32&amp;amp;sort=2a&amp;amp;language=ID"&gt;tambahan alat yang disebut Composter &lt;/a&gt;sebanyak 17 unit, kini TPS PKT dapat menghasilkan kompos sebanyak sekitar 30 ton per bulan,” ujar Kabid Pengelolaan Kawasan (Lolasan), Departemen Pelayanan Umum Pupuk Kaltim, Marsidik Suhariyanto, didampingi staf Bidang Pelestarian Lingkungan (PL), Poltak H. Sitinjak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_z0qhXVkZFU/TgPDgqhy7YI/AAAAAAAAJtM/yHFrXt8PD8k/s1600/2011-06-20+08.20.47.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="113" src="http://2.bp.blogspot.com/-_z0qhXVkZFU/TgPDgqhy7YI/AAAAAAAAJtM/yHFrXt8PD8k/s200/2011-06-20+08.20.47.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Menurut Marsidik,&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=41"&gt; dengan adanya 17 unit composter, maka waktu pematangan kompos menjadi lebih cepat. &lt;/a&gt;Penanganannya juga lebih sederhana, tak memerlukan banyak tenaga dan tidak ribet. Semula, kata Marsidik, masa pematangan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;kompos &lt;/a&gt;setidaknya memerlukan waktu 35 – 40 hari. Itu pun, ujar dia, untuk pematangan komposnya, tumpukan sampahnya harus dibolak-balik secara rutin, untuk mencegah naiknya temperatur sampah. Dengan adanya tambahan alat composter, ujar Marsidik, masa pemanenan kompos hanya memerlukan waktu 5 – 9 hari saja. Itu sudah termasuk pendinginan kompos selama dua hari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-kaCdY9TtTfU/TgPFAB4EA-I/AAAAAAAAJtU/nHVNWuFT8_Y/s1600/Kompos+Organik+Green+Phoskko+%2528GP-3%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-kaCdY9TtTfU/TgPFAB4EA-I/AAAAAAAAJtU/nHVNWuFT8_Y/s200/Kompos+Organik+Green+Phoskko+%2528GP-3%2529.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;“Dengan tambahan alat composter, rata-rata dalam waktu seminggu, &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;kompos s&lt;/a&gt;udah jadi dan matang,” ujar Marsidik. Menurutnya, memang ada sesuatu yang unik di PKT. Sebagai salah satu penghasil urea terbesar di Indonesia, yaitu memproduksi urea sekitar 2,98 juta ton per tahun, untuk memelihara dan menghijaukan tanaman di lingkungannya, selama ini PKT ternyata sama sekali tidak pernah menggunakan pupuk urea.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Marsidik, baik untuk pemeliharaan tanaman taman, pohon pelindung dan untuk pembibitan, serta kebutuhan untuk menyuburkan tanaman di lingkungan perkantoran dan perumahan dinas PC VI, maupun Lapang Golf Bukit Sintuk, sejak puluhan tahun yang lalu, semuanya hanya menggunakan pupuk kompos. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Penggunaan pupuk kompos ini, memang sangat baik,” ujar Marsidik. Di samping dapat menyuburkan tanaman, dengan adanya kompos, unsur hara tanah juga dapat diperbaiki.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-I8Jrk-3zZkU/TgPDefDdh6I/AAAAAAAAJtE/fYAyJjgLWvw/s1600/2011-06-20+08.44.40.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="120" src="http://1.bp.blogspot.com/-I8Jrk-3zZkU/TgPDefDdh6I/AAAAAAAAJtE/fYAyJjgLWvw/s200/2011-06-20+08.44.40.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Di tempat yang sama, Poltak H. Sitinjak menjelaskan cara kerja composter. &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=32"&gt;Alat berbentuk silinder dan tiap hari secara hidrolik harus diputar selama 15 menit, itu berkapasitas satu ton sampah organik.&lt;/a&gt; Nantinya, kalau sudah menjadi kompos, menurut Poltak lagi, setidaknya bisa menghasilkan 400 kg kompos. Sebelum composter diisi sampah dan ditutup rapat, tambah Poltak, lebih dulu harus dipercik &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;air sebanyak 20 liter yang telah dicampur delapan sendok makan activator&lt;/a&gt;, sehingga proses pembuatan kompos menjadi lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-0DvmCW7fXO0/TgPFA4FNt5I/AAAAAAAAJtY/8vj_YF5bRbQ/s1600/Aktivator+Kompos+Green+Phoskko+%2528GP-1%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-0DvmCW7fXO0/TgPFA4FNt5I/AAAAAAAAJtY/8vj_YF5bRbQ/s200/Aktivator+Kompos+Green+Phoskko+%2528GP-1%2529.jpg" width="174" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;“Dengan adanya composter ini, di samping pembuatan kompos menjadi lebih cepat dan simpel, juga bisa menghemat tempat,” ujar Poltak H. Sitinjak. Menurutnya, tumpukan-tumpukan sampah organik yang telah dipotong-potong oleh alat pencacah, langsung dimasukkan ke composter. Dengan adanya alat pencacah, praktis, ranting-ranting kayu, rumput dan daun-daun yang lebar, serta kertas bekas dan lainnya, ukurannya menjadi kecil-kecil seperti serbuk.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Karena itu, &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;kompos yang dihasilkan juga tak perlu lagi diayak, karena sudah lembut,&lt;/a&gt;” kata Poltak. Ia mengakui, sebelum memiliki composter, kompos yang dihasilkan memang masih kasar, sehingga agar siap digunakan, sebelumnya harus diayak lebih dulu. Cara pengelolaan sampah menjadi kompos di kawasan pabrik PT.Pupuk Kaltim, Tbk kini menjadi perhatian banyak pihak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-JVhPyzqqTEw/TgPDfjuF3KI/AAAAAAAAJtI/ik1zpdnlNdU/s1600/2011-06-20+09.31.53.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="111" src="http://2.bp.blogspot.com/-JVhPyzqqTEw/TgPDfjuF3KI/AAAAAAAAJtI/ik1zpdnlNdU/s200/2011-06-20+09.31.53.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Poltak menambahkan, karena pengelolaannya yang bagus, TPA yang ia koordinir itu seringkali menjadi tempat studi banding, baik dari Kaltim sendiri, misalnya Samarinda, Tenggarong, Sangatta, juga dari Jakarta. (Mudjib Utomo)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;http://www.pupukkaltim.com/ina/news/index.php?act=news_detail&amp;amp;p_id=1182&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-1587849592790515235?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Cara Pengelolaan Sampah Menjadi Kompos di kawasan pabrik PT. Pupuk Kaltim, Tbk'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/1587849592790515235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=1587849592790515235&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/1587849592790515235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/1587849592790515235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2011/06/cara-pengelolaan-sampah-menjadi-kompos.html' title='Cara Pengelolaan Sampah Menjadi Kompos di kawasan pabrik PT. Pupuk Kaltim, Tbk'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-jEI6fu59muE/TgPDb74ukhI/AAAAAAAAJs8/wIWFnmbOqAg/s72-c/2011-06-20+08.21.18.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-6377859001963154548</id><published>2011-01-04T18:56:00.000-08:00</published><updated>2011-01-04T18:56:36.886-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesin Pupuk Kompos Modern'/><title type='text'>Dengan Mesin Rotary Kiln, Memburu Pupuk Kompos gratis</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPWDtlUBcuI/AAAAAAAAHDo/cDWDdPH5av4/s1600/IPKK+Mini.2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPHqr8Hxe9I/AAAAAAAAHKo/mVHmXbDafSA/s1600/Bedeng2.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="153" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPHqr8Hxe9I/AAAAAAAAHKo/mVHmXbDafSA/s200/Bedeng2.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Membuat &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;pupuk kompos&lt;/a&gt;, dengan teknik tumpuk dalam bedeng terbuka (open windrows) telah lama dikenal petani dan penggiat lingkungan guna merobah sampah menjadi material baru, &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;pupuk organik,&lt;/a&gt; yang sangat penting bagi perawatan lahan pertanian. Namun kini, dengan makin mahalnya lahan serta tuntutan standar kesehatan lingkungan,&amp;nbsp; teknik bedeng terbuka tersebut telah mulai ditinggalkan, khususnya pada pembuatan pupuk kompos di sumber sampah organik timbul, di perkotaan dan dekat pemukiman. Kebutuhan areal lahan, bagi pembuatan bedeng (3x4) m2 pada tiap 3 m3 (kubik) atau berat 1 ton sampah, di kali jumlah 60 hari proses penguraian,&amp;nbsp; akan mencapai sekurangnya 720 m2 bagi target pengelolaan sampah 1 ton/ hari secara terus menerus (kontinyu).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TR6WcSFB1YI/AAAAAAAAISs/yQlNwB55ZUQ/s1600/R+Klin+%25285%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="132" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TR6WcSFB1YI/AAAAAAAAISs/yQlNwB55ZUQ/s200/R+Klin+%25285%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Teknik menggunakan tabung&amp;nbsp; yang dapat berputar (rotary kiln), digerakan oleh  (&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=41"&gt;1) tenaga manusia (manual) mengayuh pedal (RKM 1000L), atau (2). menggunakan mesin penggerak engine (RKE 3000L) serta, (3). menggunakan elektro motor listrik PLN (RKE 1000L) &lt;/a&gt;kini menjadi pilihan, Keperluan lahan bagi target 3 m3/ hari sampah, sebagaimana diatas, hanya 1,65 m x 2,9 m dikali 5 (lima) hari penguraian (dekomposisi), atau setara dengan 23,9 m2. Jauh lebih kecil, atau hanya 3 % dibanding 720 m2 diatas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPHq2IffS3I/AAAAAAAAGsU/V_RMTDw2_gI/s1600/Bedeng3.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="153" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPHq2IffS3I/AAAAAAAAGsU/V_RMTDw2_gI/s200/Bedeng3.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=41"&gt;Alat mesin Rotary kiln &lt;/a&gt;berfungsi  menggantikan banyak pekerjaan, dalam&amp;nbsp; pembuatan kompos teknik bedeng ( tradisional) antara lain pekerjaan pembalikan secara manual, penutupan oleh terpal, mengelola suhu dan kelembaban, mengelola intensitas aerasi, yang kesemua itu seringkali membuat sulit dan membuat lama selesainya penguraian material organik. Dengan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=41"&gt;rotary kiln,&amp;nbsp;&lt;/a&gt; kebutuhan tenaga kerja (operator) bagi pengerjaan pengelolaan kadar air, PH, temperatur, penjagaan porositas dan pengerjaan pengelolaan intensitas aerasi jauh berkurang. penggunaan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=41"&gt;rotary kiln, tabung berputar, &lt;/a&gt;juga menjamin berbagai pengelolaan kondisi lingkungan mikro ( stabilitas PH, intensitas aerasi, stabilitas suhu, dan stabilitas kelembaban) dapat dipertahankan, sehingga dengan itu, penguraian oleh bakteri berlangsung tanpa henti. Penguraian (dekomposisi)&amp;nbsp; pada tabung berputar,&amp;nbsp; disertai &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;paket bakteri dan mineral yang tepat berupa aktivator Green Phoskko (GP-1) dan mineral penggembur Green Phoskko (GP-2),&lt;/a&gt; akan berlangsung cepat, dari 60 hari pada proses dengan menggunakan teknik bedeng,&amp;nbsp; menjadi&amp;nbsp; 5 (lima) hari saja, material organik terdekomposisi menjadi &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;pupuk kompos. &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TSPX9ytsC-I/AAAAAAAAITk/KoObv0N9qVs/s1600/3-3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="115" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TSPX9ytsC-I/AAAAAAAAITk/KoObv0N9qVs/s200/3-3.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Disamping rendah atau hilangnya keluaran polutan, karena pengaturan cairan lindi pada kondisi aerobik, penggunaan&amp;nbsp; tabung ( rotary kiln) sebagai media proses penguraian, juga memberikan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;keluaran baru berupa larutan organik, suatu produk bernilai yang memberikan pendapatan ekonomi.&lt;/a&gt; Rotary kiln, sebagai usaha menerapkan mekanisasi sepenuhnya pada proses pembuatan kompos atau kegiatan pengolahan sampah organik, telah merobah metoda bedeng (open windrows) menjadi layak sosial, ekonomi, teknik dan lingkungan guna dilaksanakan di perkotaan dan dekat pemukiman masyarakat sekalipun. Bahkan dengan temuan dan inovasi &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44"&gt;rotary kiln,&lt;/a&gt; kini para pengguna pupuk kompos (petani, pengusaha agribisnis, pengusaha perkebunan) kini bisa mendapatkannya secara murah bahkan gratis, tanpa harus membeli lagi, dengan memburu material bahan pembuatan pupuk kompos langsung ke sumbernya. Kawasan komersial penimbul sampah organik ( restoran, hotel, pasar sayuran, pasar induk, foodcourt mall, kantin pabrik) maupun  kawasan sosial ( sekolah, rumah sakit) dengan senanghati, bahkan bersedia membayar,&amp;nbsp; jika sampah yang timbul di lokasinya diambil para pemburu pupuk kompos. *)  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-6377859001963154548?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44' title='Dengan Mesin Rotary Kiln, Memburu Pupuk Kompos gratis'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/6377859001963154548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=6377859001963154548&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/6377859001963154548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/6377859001963154548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2011/01/dengan-mesin-rotary-kiln-memburu-pupuk.html' title='Dengan Mesin Rotary Kiln, Memburu Pupuk Kompos gratis'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPHqr8Hxe9I/AAAAAAAAHKo/mVHmXbDafSA/s72-c/Bedeng2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-4410986118545559474</id><published>2010-12-25T17:55:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T18:00:51.622-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pupuk Kompos'/><title type='text'>Pupuk Kompos, mengembalikan siklus materi Organik ke habitat Pertanian</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRac20F8oOI/AAAAAAAAILM/qro3s9fzImc/s1600/SUC30179.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRac20F8oOI/AAAAAAAAILM/qro3s9fzImc/s200/SUC30179.JPG" width="193" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background-attachment: scroll; background-image: none; background-position: 0% 0%; background-repeat: repeat;"&gt;Pola produksi dan konsumsi bahan pangan di suatu negara menentukan jenis dan komposisi sampah yang ditimbulkannya. Penyediaan pangan, yang didukung oleh sistim pertanian komersial, seperti umumnya di negara maju, pemilahan (sortir) bahan pangan dan berbagai&amp;nbsp; hasil pertanian di lakukan di lokasi pusat produksi (on farm atau kebun). Semua timbulan material sisa sortasi di kebun, dengan sendirinya, dalam waktu tertentu, akan menjadi humus atau dengan mudah diolah dan dijadikan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26" style="color: blue;"&gt;pupuk organik kompos.&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;Pengiriman dan distribusi bahan pangan ke kota adalah produk siap saji, dalam kemasan styrofoam dan karton, dengan demikian sedikit sekali menyisakan sampah dan limbah organik di kota. Sementara itu, lain halnya, di negara sedang berkembang, seperti&amp;nbsp; di Indonesia, bahan pangan dipasok dari pertanian skala kecil tradisional. Perlakuan sortasi bahan pangan, di Indonesia, justru di dekat pusat konsumsi (pasar induk, pasar eceran dan rumah tangga).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRagO450p-I/AAAAAAAAILY/T-TQDGht5LY/s1600/LG1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="86" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRagO450p-I/AAAAAAAAILY/T-TQDGht5LY/s200/LG1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background-attachment: scroll; background-image: none; background-position: 0% 0%; background-repeat: repeat;"&gt;Dari&amp;nbsp; perbedaan pola produksi dan konsumsi inilah, kemudian, menimbulkan sisa material (sampah) jenis organik alami, dikenal dengan sifat mudah membusuk (degradable). Ketika dominasi jenis organik tercampur dengan material anorganik atau undegradable (plastik, logam, kain), menjadikan sampah dengan aneka masalahnya. Timbulan bau busuk, menghasilkan cairan lindi (lecheate), serta, material&amp;nbsp; tempat berbiaknya binatang, serangga dan mikroba patogen. Perbedaan komposisi sampah demikian, seharusnya menentukan dasar pertimbangan dalam menilai kelayakan ekonomi, sosial dan teknik, suatu metoda dan teknologi pengelolaan sampah antara satu negara maupun wilayah satu dengan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: #274e13; clear: both; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #38761d; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRaLFLJLS6I/AAAAAAAAIK0/7d0ptXpm3S4/s1600/SUC30045.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="190" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRaLFLJLS6I/AAAAAAAAIK0/7d0ptXpm3S4/s200/SUC30045.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background-attachment: scroll; background-image: none; background-position: 0% 0%; background-repeat: repeat;"&gt;Memahami komposisi sampah di umumnya kota-kota di Indonesia, merujuk pada data statistik lebih dari 70 % berupa organik dan sisanya berupa anorganik (kain, logam, plastik, styrofoam, dan aneka sisa kemasan) adalah sangat membuat cemas ketika pengelolaannya diproses di kota, apalagi dengan cara dibakar (insenerasi), atau dengan hanya membuangnya dan kemudian tersimpan di&amp;nbsp; TPA. Pengelolaan sampah demikian, dalam kurun waktu panjang akan memutus siklus materi organik ke sistem pertanian dan pusat produksi bahan pangan.&amp;nbsp; Kebun dan sawah produksi bahan pangan akan terus menerus dikuras bagi pemenuhan konsumsi, sementara itu, sisa material organik nya pun berada di TPA. Bahan pangan, yang kita konsumsi, akan dihasilkan dari kebun dan sawah dengan miskin C Organik. Terkurasnya materi organik di pertanian, dan bahkan lebih lanjut meningkatnya &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=43" style="color: blue;"&gt;masukan pupuk dan pestisida kimiawi, &lt;/a&gt;selanjutnya akan mematikan jasad mikrobial sekitar tanaman. Padahal, diketahui, kandungan mikrobial lingkungan tanaman sangat berpengaruh kepada kualitas tanaman penghasil bahan pangan. Lingkungan mikro tanaman, dengan makin miskin dari kandungan C Organik, membuat ketergantungan (addict) kepada masukan kimiawi (pupuk pestisida), serta lebih lanjut menghasilkan bahan pangan dengan kandungan residu kimia dan pestisida makin tinggi, kandungan serat  menurun, menaiknya indeks glycemic (GI), dalam jangka tertentu akan membahayakan kesehatan serta menurunkan derajat kesehatan penduduk.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #38761d; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="background-color: #38761d; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background-attachment: scroll; background-image: none; background-position: 0% 0%; background-repeat: repeat;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: white none repeat scroll 0% 0%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRaKfnvk5YI/AAAAAAAAIKw/vCRaq52qb78/s1600/24919_434344518274_370621588274_5619194_1499918_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRaKfnvk5YI/AAAAAAAAIKw/vCRaq52qb78/s200/24919_434344518274_370621588274_5619194_1499918_n.jpg" width="168" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;Indeks Glycemic (GI) mengukur seberapa cepat karbohidrat dalam makanan berubah menjadi gula dalam tubuh. Bahan pangan, dengan indeks glycemic tinggi, sangat cepat berubah menjadi gula,dan berdampak negatif pada fisik. &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=36"&gt; &lt;span style="color: blue;"&gt;Produk pangan sehat,&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;dengan indeks glycemic rendah, karbohidrat berubah menjadi gula secara bertahap, menjaga keseimbangan kimia tubuh. Fenomena berkembangnya penyakit diabetes melitus, tingginya kadar trigiselid, masalah cholesterol dan berbagai penyakit sistim metabolisme tubuh lainnya, menunjukan makin rendahnya kualitas bahan pangan yang kita konsumsi tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRaKXVOIC0I/AAAAAAAAIKs/3oqW99LHaRQ/s1600/Kompos2-1+%252862%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRaKXVOIC0I/AAAAAAAAIKs/3oqW99LHaRQ/s200/Kompos2-1+%252862%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRadMIYaRPI/AAAAAAAAILQ/4VoaZHF2uBY/s1600/Kompos2-1+%25289%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRadMIYaRPI/AAAAAAAAILQ/4VoaZHF2uBY/s200/Kompos2-1+%25289%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;Dengan pengetahuan dan kecemasan dari akibat kualitas bahan pangan kaitannya kepada tingkat derajat kesehatan, diharapkan makin mendorong kepada kebijakan pemerintah, perilaku dan gaya hidup masyarakat kepada pentingnya menyelamatkan siklus materi. Pengembalian material dari sampah organik, sisa konsumsi, ke pertanian dan lokasi produksi dilakukan dengan cara mendaurnya menjadi &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26" style="color: blue;"&gt;pupuk organik, seperti kompos&lt;/a&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt; Material sisa aktivitas konsumsi di pasar induk sayuran, restoran dan rumah makan, warung makan, kantin-kantin pabrik dengan ribuan karyawan, foodcourt, dan sampah organik dari rumah tangga, sangat penting bagi pendukungan kepada hadirnya produk sehat. &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=46" style="color: blue;"&gt;Mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos&lt;/a&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;,&lt;/span&gt; juga berarti, menyelesaikan komposisi sampah terbesar, dan penimbul bau tidak sedap serta timbulan binatang dan penyakit. Makin berkembangnya &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos, misalnya dalam bentuk Instalasi Produksi Kompos di Kota (IPKK)&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;dilakukan berbagai komunitas, seiring dengan tren gaya hidup sehat, yang antaranya dicerminkan oleh meningkatnya permintaan bahan makanan organik dan produk sehat, sekaligus berarti&amp;nbsp; mengembalikan siklus materi material organik kepada habitatnya, lahan pertanian. Dan, &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=40" style="color: blue;"&gt;pengolahan sampah menjadikannya pupuk kompos&lt;/a&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;,&lt;/span&gt; dominasi jenis organik, berarti pula upaya pendukungan bagi tuntasnya masalah sampah yang kini dialami banyak kota-kota Indonesia*)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: white none repeat scroll 0% 0%;"&gt; &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: white none repeat scroll 0% 0%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Selanjutnya, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.masalahsampah.info/2010/12/diperlukan-desain-kota-tanpa-tpa.html#links"&gt;Masalah Sampah: Diperlukan Desain Kota Tanpa TPA&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-4410986118545559474?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26' title='Pupuk Kompos, mengembalikan siklus materi Organik ke habitat Pertanian'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/4410986118545559474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=4410986118545559474&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/4410986118545559474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/4410986118545559474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2010/12/pupuk-kompos-mengembalikan-siklus.html' title='Pupuk Kompos, mengembalikan siklus materi Organik ke habitat Pertanian'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TRac20F8oOI/AAAAAAAAILM/qro3s9fzImc/s72-c/SUC30179.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-4397654988140192009</id><published>2010-12-11T06:52:00.000-08:00</published><updated>2010-12-11T06:52:43.424-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesin Pupuk Kompos Modern'/><title type='text'>Mesin Pupuk Kompos Bergerak ( Mobile Composter Unit).</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TQOQEH0tx5I/AAAAAAAAHj8/b34n1VPv0xE/s1600/Kompos+n+%252835%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TQOQEH0tx5I/AAAAAAAAHj8/b34n1VPv0xE/s200/Kompos+n+%252835%2529.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karakter ekonomi &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26" style="color: blue;"&gt;pupuk kompos &lt;/a&gt;sebagai material murah, namun memerlukan ruang ( bulky), kelayakan nilainya akan akan dipengaruhi oleh pemindahan lokasi (mobilisasi) dari satu tempat ke lokasi lainnya. &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=41" style="color: blue;"&gt;Unit produksi pupuk kompos &lt;/a&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;bergerak &lt;/span&gt;(compost mobile unit) akan menekan biaya penggunaan pupuk kompos, biaya pemindahan akan terduksi karena dilakukan bersamaan dengan proses produksi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TQOPwKyY5SI/AAAAAAAAHj4/tlgnQfOzmlE/s1600/3-3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="115" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TQOPwKyY5SI/AAAAAAAAHj4/tlgnQfOzmlE/s200/3-3.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selanjutnya,&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sampah.biz/2009/09/produksi-kompos-bergerak.html#links"&gt;Posko Hijau ( Kelola Sampah Berbasis Komunitas): Produksi Kompos Bergerak ( Mobile Composter ).&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-4397654988140192009?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.sampah.biz/2009/09/produksi-kompos-bergerak.html#links' title='Mesin Pupuk Kompos Bergerak ( Mobile Composter Unit).'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/4397654988140192009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=4397654988140192009&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/4397654988140192009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/4397654988140192009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2010/12/mesin-pupuk-kompos-bergerak-mobile.html' title='Mesin Pupuk Kompos Bergerak ( Mobile Composter Unit).'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TQOQEH0tx5I/AAAAAAAAHj8/b34n1VPv0xE/s72-c/Kompos+n+%252835%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-537281804779135630</id><published>2010-12-09T01:17:00.000-08:00</published><updated>2010-12-09T01:17:12.602-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pupuk Kompos dalam Reklamasi Lahan'/><title type='text'>Pupuk Kompos dalam Reklamasi Lahan Tambang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TQCecZGyPnI/AAAAAAAAHf0/cpe4RkzRMs0/s1600/Lokasi+IPKK+%2528107%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TQCecZGyPnI/AAAAAAAAHf0/cpe4RkzRMs0/s200/Lokasi+IPKK+%2528107%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;KOBA, BANGKA POS.com — &lt;/strong&gt; Komitmen PT Koba Tin untuk  melaksanakan kewajiban mereklamasi kawasan eks tambang sampai dengan  November 2010 sudah mencapai sekitar 5.683 HA. Dan diharapkan agar  sampai tahun 2013, tambahan lahan yang harus direklamasi sekitar 2.600  HA, sedangkan sebagian lahan lainnya masih merupakan lahan penambangan  aktif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Proses reklamasi dilakukan dengan metode topsil yang menggunakan  &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;pupuk kompos&lt;/span&gt;. &lt;/a&gt;Total pupuk kompos yang dibutuhkan sekitar 200 ton/bulan.  Selain melakukan upaya reklamasi, pihak manajemen PT Koba Tin juga  melakukan inovasi reklamasi dengan mengembangkan lahan eks tambang untuk  usaha budidaya ikan air tawar, tanaman sawit, gaharu, padipadian serta  tanaman produktif lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan PT Koba Tin mengembangkan lahan eks tambang sebagai bahan baku  PDAM sekitar puluhan HA di wilayah Jongkong. Direktur Community  Developmen, Public relation and reklamasi PT Koba Tin, H. Darmansyah  Nawawi, Kamis (9/12/2010) menjelaskan bahwa luas lahan kontrak karya PT  Koba Tin seluas 41.510 HA mencakup wilayah Bangka Tengah dan Bangka  Selatan. Akan tetapi lahan yang digunakan untuk penambangan hanya  sekitar 13.300 HA. Dan lokasi penambangan hampir 70% merupakan lokasi  rawa-rawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Sampai tahun 2013, kita masih harus melakukan sekitar 2600 HA lahan  perlu direklamasi. Sebagian lahan masih merupakan wilayah penambangan  aktif. Dan kita harapkan agar lahan yang sudah direklamasi dijaga  bersama. Prinsipnya PT Koba Tin tetap bertanggung jawab terhadap lahan  eks penambangan yang harus direklamasi,” jelas Darmansyah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Darmansyah menjelaskan bahwa lahan eks tambang yang sebelumnya  merupakan rawarawa setelah penambangan berubah menjadi daratan dan  ditumbuhi berbagai species tumbuhan sehinga bisa dimanfaatkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Darmansyah menambahkan bahwa di lokasilokasi yang sudah direklamasi  dibangun tugu reklamasi yang berisikan data awal penambangan, luas  penambangan serta upaya reklamasi yang sudah dilakukan.(bangka  pos.com/respi)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-537281804779135630?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26' title='Pupuk Kompos dalam Reklamasi Lahan Tambang'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/537281804779135630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=537281804779135630&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/537281804779135630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/537281804779135630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2010/12/pupuk-kompos-dalam-reklamasi-lahan.html' title='Pupuk Kompos dalam Reklamasi Lahan Tambang'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TQCecZGyPnI/AAAAAAAAHf0/cpe4RkzRMs0/s72-c/Lokasi+IPKK+%2528107%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-1720336482352977618</id><published>2010-12-03T04:15:00.000-08:00</published><updated>2010-12-03T04:19:33.761-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesin Pupuk Kompos Modern'/><title type='text'>Mesin Pupuk Kompos Modern, Solusi Masalah Sampah Perkotaan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPjfITn6xYI/AAAAAAAAGyE/8du9wAsqS2Q/s1600/DSC09022.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="136" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPjfITn6xYI/AAAAAAAAGyE/8du9wAsqS2Q/s200/DSC09022.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal;"&gt;Pengelolaan sampah dan kebersihan  suatu kota, nampaknya  memerlukan ikhtiar lebih dari sekedar pengadaan sarana prasarana tempat pembuangan akhir (TPA).  Mengaplikasikan hasil penelitian, tentang pentingnya daur ulang (  recycle), upaya mengurangi ( reduce)&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; menggunakan kembali (reuse)&amp;nbsp;  atau dikenal metoda 3 R,&amp;nbsp; adalah suatu keniscayaan. Bahkan, secara  khusus besarnya peranan 3R, dalam sudut pandang lingkungan maupun  ekonomi, mengharuskan kita memanfaatkan sampah perkotaan tersebut.&amp;nbsp; Misalnya, mengolah  sampah katagori organik yang mendominasi sampah di perkotaan Indonesia, kini&amp;nbsp; dengan &lt;span style="color: blue;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44" style="color: blue;"&gt;eknologi mesin pengomposan (composting) modern &lt;/a&gt;dan telah di  modifikasi bagi kepentingan olah sampah di sumber-sumber timbulnya,  patut dipertimbangkan sebagai pilihan alternatif dibanding pola  pembuangan sampah ke TPA.&amp;nbsp; &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44" style="color: blue;"&gt;Mesin pembuatan pupuk kompos modern&lt;/a&gt; dalam pengomposan ( modern composting),&amp;nbsp; diikhtiarkan sebagai upaya mengatasi  masalah sampah di perkotaan, yang&amp;nbsp; diketahui karena pola konsumsi masih bercorak agraris, didominasi oleh jenis  sampah organik.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPM4m0F3H0I/AAAAAAAAGuM/OJ4eZo-qYKw/s1600/Mesin+Olah+Sampah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPM4m0F3H0I/AAAAAAAAGuM/OJ4eZo-qYKw/s200/Mesin+Olah+Sampah.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="starial"&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44" style="color: blue;"&gt;Pengomposan ( composting)&lt;/a&gt; adalah proses dimana   bahan organik mengalami penguraian ( dekomposisi) secara biologis,   oleh  mikroba yang memanfaatkan bahan organik (C) sebagai sumber energi.   Mengolah sampah organik dan membuat pupuk kompos adalah mengatur dan   mengontrol proses alami tersebut agar pupuk kompos dapat terbentuk lebih   cepat. Proses rekayasa ini meliputi penyiapan kondisi campuran bahan   baku yang ideal ( CN ratio = 30/  1 hingga 40/  1),  pemberian air yang   cukup,  pengaturan intensitas aerasi ( ketersediaan oksigen) dan  &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;penambahan populasi bakteri pengurai&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;dalam  pengomposan. Diketahui,  bau  busuk yang ditimbulkan material ( sampah  dan limbah) organik terjadi  tatkala proses penguraian ( dekomposisi)  berlangsung dalam kondisi tanpa  oksigen atau intensitas aerasi rendah (  anaerob),  atau kadar air atau  kelembaban rendah maupun terlalu kering  serta suhu yang tidak kondusif  bagi bekerjanya bakteri pengurai. Pada  kondisi prasyarat bagi  berlangsungnya penguraian ( dekomposisi)  material organik tidak  terpenuhi,  bakteri akan diam dan tidur (  dorman)  saat sama akan  terjadi reaksi anaerobik dan menimbulkan gas  H2S maupun methana (CH4).  Kedua jenis gas inilah, yang dirasakan dan  dipersepsikan warga  masyarakat di sekitar pengelolaan sampah berada,  sebagai bau busuk  mengganggu lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="starial"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPjIRmKtLJI/AAAAAAAAGyA/f4DhavMwXQE/s1600/Pabrik-7.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="144" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPjIRmKtLJI/AAAAAAAAGyA/f4DhavMwXQE/s200/Pabrik-7.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="starial"&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44" style="color: blue;"&gt;Teknologi Biophoskko&lt;/a&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;  &lt;/span&gt;telah lama melakukan  penelitian dan uji atas proses olah sampah  untuk kepentingan di kota,   yang tentu berbeda dibanding dengan  pembuatan pupuk kompos di daerah  pertanian. Menjiplak teknik lama  tradisional,  misal metoda bedeng  terbuka (open windrows) dalam  pembuatan pupuk kompos, sebagaimana dilakukan di pertanian, dilaksanakan di  kota dalam kepentingan pengolahan sampah,  akan  menimbulkan berbagai  masalah seperti kebutuhan luasan lahan,  timbulan  polutan bau,   kebutuhan waktu proses dan tenaga kerja.. Kesemua hal  itu sangat  menentukan bagi kelayakan (sosial,  lingkungan dan ekonomi)  pengelolaan  sampah di perkotaan. Dengan dasar itu, keperluan  menyajikan teknologi  pengelolaan sampah dan limbah melalui &lt;span style="color: blue;"&gt;penggunaan&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=41"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; mesin (mekanisasi) dalam metoda bedeng (open  windrow)&lt;/span&gt;,&lt;/a&gt; menjadi penting.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPjEyO3FRcI/AAAAAAAAGx8/4W9yZLTC6AM/s1600/DSC08784.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="185" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPjEyO3FRcI/AAAAAAAAGx8/4W9yZLTC6AM/s200/DSC08784.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="starial"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="starial"&gt;Berbekal pengalaman lama mengenalkan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=32" style="color: blue;"&gt;komposter skala rumah tangga,&lt;/a&gt; kini &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=41" style="color: blue;"&gt;rotary kiln &lt;/a&gt;ditawarkan untuk menjadi pilihan  dalam mendapatkan solusi atas masalah sampah di perkotaan.&amp;nbsp; Mekanisasi, dengan penggunaan rotary kiln  pada pembuatan &lt;span style="color: blue;"&gt;pupuk &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26" style="color: blue;"&gt;kompos&lt;/a&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;,&lt;/span&gt;  khususnya bagi  kepentingan olah sampah di kawasan komersial ( hotel,   restoran,  pabrik,   perumahan,  apartemen) serta kawasan sosial (  pendidikan,  sekolah,   rumah sakit,  tempat ibadah) adalah upaya memberikan kenyamanan kepada masyarakat sekitar lokasi pengolahan  sampah. Keberlanjutan instalasi pengolahan sampah di lokasi timbulnya, berkaitan dengan jaminan bebas dari polutan ( bau, cairan lindi), harus higienis, dan harus memenuhi syarat ekonomis*). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;span class="starial"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="starial"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-1720336482352977618?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Mesin Pupuk Kompos Modern, Solusi Masalah Sampah Perkotaan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/1720336482352977618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=1720336482352977618&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/1720336482352977618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/1720336482352977618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2010/12/mesin-pupuk-kompos-modern-solusi.html' title='Mesin Pupuk Kompos Modern, Solusi Masalah Sampah Perkotaan'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPjfITn6xYI/AAAAAAAAGyE/8du9wAsqS2Q/s72-c/DSC09022.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-3354018021013204460</id><published>2010-11-28T16:29:00.000-08:00</published><updated>2010-12-02T09:48:13.452-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Usaha Produksi Pupuk Kompos'/><title type='text'>Pendapatan Usaha Instalasi Mini Produksi Kompos</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPLyjcihMII/AAAAAAAAGtM/oC65lj2nX4k/s1600/IPKK+Mini.2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPLyjcihMII/AAAAAAAAGtM/oC65lj2nX4k/s200/IPKK+Mini.2.jpg" width="158" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Kerusakan lingkungan sudah makin terasa memberatkan warga secara individu, banjir bisa menghabiskan harta benda, tanah rusak juga mengurangi pendapatan bagi keluarga yang mengandalkan budidaya pertanian, iklim memanas juga mengharuskan keluarga mengeluarkan biaya pembelian pendingin. Keadaan ekonomi warga makin berat  menghadapi masa depan kehidupan pendidikan anak cucu mereka. Selain karena biaya hidup dan pendidikan yang semkin tinggi, lahan yang dimiliki sebagai salah satu pendapatan keluarga, seringkali kurang produktif sehingga mengurangi pendapatan. Dampak dari kerusakkan lingkungan ini  ambil bagian dalam penurunan produktifitas lahan.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPLyt7RBtwI/AAAAAAAAGtQ/Bl9QtB_eCiY/s1600/011+%25286%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPLyt7RBtwI/AAAAAAAAGtQ/Bl9QtB_eCiY/s200/011+%25286%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-weight: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;Pemberdayaan masyarakat oleh program peduli dari perusahaan atau corporate dalam bentuk CSR (Perusahaan), LM3, Rumah Kompos ( oleh Kementrian Pertanian) maupun PNPM bisa memilih dengan membangun &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=46&amp;amp;sort=2a&amp;amp;language=ID" style="color: blue;"&gt;mini Instalasi Produksi Pupuk Kompos Kota (IPKK) &lt;/a&gt;Mini guna mendukung pengembangan kewirausahaan sosial ( social entrepreneurship). Target program&amp;nbsp; pengembangan ekonomi, melalui pengolahan sampah, bisa dilakukan oleh koperasi, UKM, pesantren, kelompok tani, PKK, Karang Taruna Pem&lt;span class="text_exposed_show"&gt;uda, dll. Mini IPKK menghasilkan sekitar 100 kg pupuk kompos dan 2 botol @ 500 ml pupuk kompos cair (organik)&amp;nbsp; per hari, dengan nliai penjualan&amp;nbsp; &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;pupuk kompos dan pupuk organik cair&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;Rp 180 rb/hari atau Rp 5,4 jt/ bln.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-weight: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/goog_570382301" style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=46" style="color: blue;"&gt;nvestasi diperlukan bagi pengadaan 5 unit Roler kompos  sekitar Rp 15,750.000,-&lt;/a&gt;&amp;nbsp; terdiri dari 5 unit Roler Kompos ditambah dengan peralatan penunjang kerja ( sekop, pot siram, sealer pengemasan kompos dan hot gun pengemas botol plastik). Kebutuhan modal kerja bahan Rp 12,500/ hari ditambah biaya pengadaan kemasan pupuk kompos dan cair. Mini IPKK ini lumayan memberi penghasilan kelompok swadaya masyarakat atau pemuda memulai usaha disamping manfaat bagi pelestarian lingkungan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-weight: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPLyKXt0dPI/AAAAAAAAGtE/BlQYi0hbjYc/s1600/IPKK+Mini4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="140" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPLyKXt0dPI/AAAAAAAAGtE/BlQYi0hbjYc/s200/IPKK+Mini4.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Mini IPKK bisa juga sebagai&amp;nbsp; pelengkap fasilitas bagi perusahaan rekanan dari proyek jasa kebersihan instansi pemerintah, gedung perkantoran, hotel dan bohwier pemberi kerja kebersihan lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-weight: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Bagi usaha  jasa kebersihan (cleaning services), para kontraktor dengan memiliki Mini Instalasi IPKK ini akan lebih menguntungkan karena merupakan tambahan dari penjualan hasil olah sampah dari lokasi yang menjadi target kebersihannya. Mini&amp;nbsp; IPKK juga menjadi sangat menarik ketika diusahakan sekaligus bersamaan dengan jasa pertamanan dan penjualan bibit tanaman hias. Salah satu model Mini IPKK yang tengah dan sudah dijalankan diantaranya di Pulisen Boyolali, Rumbai Pekanbaru dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPLyUnK8SYI/AAAAAAAAGtI/DYQQcILXePc/s1600/IPKK+mini1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPLyUnK8SYI/AAAAAAAAGtI/DYQQcILXePc/s200/IPKK+mini1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Balonggede Bandung. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-3354018021013204460?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Pendapatan Usaha Instalasi Mini Produksi Kompos'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/3354018021013204460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=3354018021013204460&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/3354018021013204460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/3354018021013204460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2010/11/pendapatan-usaha-instalasi-mini.html' title='Pendapatan Usaha Instalasi Mini Produksi Kompos'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TPLyjcihMII/AAAAAAAAGtM/oC65lj2nX4k/s72-c/IPKK+Mini.2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-8167888563307802411</id><published>2010-11-16T04:34:00.000-08:00</published><updated>2010-11-19T04:31:32.526-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pupuk Kompos'/><title type='text'>Pupuk Kompos</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOW_Y--iqwI/AAAAAAAAGYE/PkxQGahF0O4/s1600/compost.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="170" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOW_Y--iqwI/AAAAAAAAGYE/PkxQGahF0O4/s200/compost.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sebagaimana kita ketahui, &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26&amp;amp;sort=2a&amp;amp;language=ID"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;pupuk kompos&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;adalah hasil penguraian parsial (  tidak lengkap) dari campuran bahan-bahan ( sampah dan limbah) organik  yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam  mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat,  lembab,  dan aerobik atau  anaerobik. Kegiatan penguraian itu atau pengomposan adalah proses  dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis,  khususnya  oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber  energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami  tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi  membuat campuran bahan yang seimbang,  pemberian air yang cukup,   mengaturan aerasi,  dan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=32&amp;amp;sort=2a&amp;amp;language=ID" style="color: blue;"&gt;penambahan aktivator pengomposan.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Hasil akhir dari pengomposan ini merupakan bahan yang sangat dibutuhkan  untuk kepentingan tanah-tanah pertanian di Indonesia,  sebagai upaya  untuk memperbaiki sifat kimia,  fisika dan biologi tanah,  sehingga  produksi tanaman menjadi lebih tinggi. Kompos yang dihasilkan dari  pengomposan sampah dapat digunakan untuk menguatkan struktur lahan  kritis,  menggemburkan kembali tanah pertanian,  menggemburkan kembali  tanah petamanan,  sebagai bahan penutup sampah di TPA,  penutup lapisan  atas ( top soil) dalam kegiatan reklamasi pantai pasca penambangan,  dan  sebagai media tanaman,  serta mengurangi penggunaan pupuk kimia.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZt44GjyPI/AAAAAAAAGb4/-VKQ2Ah64Bo/s1600/Kompos+3-1+%25282%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZt44GjyPI/AAAAAAAAGb4/-VKQ2Ah64Bo/s200/Kompos+3-1+%25282%2529.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Dampak penggunaan pupuk kimia ( anorganik) yang tidak mempertimbangkan  sifat tanah dan kebutuhan tanaman telah menimbulkan permasalahan  tersendiri terutama yang berlebihan pada produktivitas dan kesehatan  tanah. Praktek penggunaan pupuk kimia anorganik merupakan salah satu  sumber emisi gas rumah kaca seperti N2O dan CH4 yang berpengaruh pada  pemanasan global. Kehilangan nitrogen dari pupuk N melalui proses  volatilisasi NH3 maupun emisi gas N2O,  selain mengakibatkan penggunaan  pupuk tidak efisien juga menyebabkan dampak negatif pada lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOJ5R3GycVI/AAAAAAAAGTk/s9_vaLBDPqw/s1600/Membuat+Kompos+%2528428%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="191" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOJ5R3GycVI/AAAAAAAAGTk/s9_vaLBDPqw/s200/Membuat+Kompos+%2528428%2529.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Untuk mengatasi masalah efisiensi pupuk dan penurunan kualitas  lingkungan salah satunya adalah dengan gerakan penggunaan kembali &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26&amp;amp;sort=2a&amp;amp;language=ID" style="color: blue;"&gt;pupuk  organik ( seperti kompos ) &lt;/a&gt;yang bersumber dari dari alam dan sumber daya  lokal. Pemanfaatan kompos bisa mensubstitusi penggunaan pupuk kimia  sehingga bisa meningkatkan produktivitas lahan dengan mempraktekkan  pertanian organik ramah lingkungan. Selain hal tersebut penggunaan  kompos juga dapat memperkecil fluktuasi suhu dan kelembapan tanah yang  semakin meningkat akibat terjadinya perubahan iklim. Untuk menghasilkan  kompos yang bermutu baik,  diperlukan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;teknologi pengomposan&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;yang selama  ini telah teruji baik di laboratorium maupun lapangan.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-8167888563307802411?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26&amp;sort=2a&amp;language=ID' title='Pupuk Kompos'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/8167888563307802411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=8167888563307802411&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/8167888563307802411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/8167888563307802411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2010/11/pupuk-kompos.html' title='Pupuk Kompos'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOW_Y--iqwI/AAAAAAAAGYE/PkxQGahF0O4/s72-c/compost.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-1055733486750749276</id><published>2010-11-01T16:04:00.000-07:00</published><updated>2010-11-09T21:56:41.450-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kompos'/><title type='text'>Kompos bagi ekspor Hortikultura</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TM9IOu1aBXI/AAAAAAAAGN8/VhfuSYpGexI/s1600/Sayuran+Bijian+%282%29.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5534721884989031794" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TM9IOu1aBXI/AAAAAAAAGN8/VhfuSYpGexI/s200/Sayuran+Bijian+%282%29.JPG" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 188px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indonesia memiliki aneka produk pertanian khususnya hortikultura dengan ragam plasma nutfah dan varietas yang memungkinkan mendukung upaya pengembangan buah, sayuran dan bunga. Namun hasil tanaman hortikultura mempunyai sifat khusus antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mudah atau cepat busuk ( perishable) , tetapi selalu dibutuhkan setiap hari dalam keadaan segar. Sejak panen sampai pasar memerlukan penanganan secara cermat dan efisien karena akan mempengaruhi kualitas dan harga pasar,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memiliki nilai estetika, jadi harus memenuhi keinginan masyarakat umum. Keadaan ini sangat sulit karena tergantung pada cuaca, serangan hama dan penyakit, namun dengan biaya tambuhan kesulitan itu dapat diatasi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Produksi umumnya musiman, beberapa diantaranya tidak tersedia sepanjang tahun, contohnya : Durian, Langsat, Rambutan, Manggis dan lain sebagainya,&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TM9IOdRJIuI/AAAAAAAAGN0/V6P81Z5fYSc/s1600/SUC30082.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5534721880273527522" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TM9IOdRJIuI/AAAAAAAAGN0/V6P81Z5fYSc/s200/SUC30082.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 194px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. Memerlukan volume ( ruangan volumenes) yang besar, menyebabkan ongkos angkut menjadi besar pula dan harga pasar menjadi tinggi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memiliki daerah penanaman ( geografi) yang sangat spesifik atau menuntut Agroklimat tertentu, contoh : Jeruk Tebas, Durian Balai Karangan, Langsat Punggur, Duku Palembang, Jeruk Garut, Mangga Indramayu, Markisa Medan, Rambutan Parit Baru, Nenas Palembang dan lain lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dalam kelompok hortikultura tanaman hias dan bunga potong. Kelompok tanaman ini berkembang sejak 1983 di DKI Jakarta, dataran tinggi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Timur. Kelompok bunga potong, tanaman hias pot, tanaman hias pohon, anggrek, anyelir, mawar, krisan, gladiol, dan lain sebagainya. Jumlah dan jenis jenis baru mulai meningkat seperti melon, jagung manis, brokoli, sedikit demi sedikit mulai berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna ikut serta mendukung perkembangan hortikultura nasional, CVSK dengan ini mengenalkan teknologi pupuk dan pemupukan melalui penyediaan pupuk bentuk tablet formula spesifik. Pupuk yang diproduksi dan diformulasi di tingkat pabrik tersebut berbentuk tablet, dengan berbagai pilihan ukuran 3 gram dan 10 gram. Setiap pupuk tablet terdiri dari kandungan makro primer NPK ( Nitrogen, Posfor, Kalium ) diperkaya unsur pupuk makro sekunder ( Mg, S, Ca) dan mikro esensial meliputi copper, Chlor, manganese, zinc, boron, molybdenum, iron ( Mo, Co, Mn, Fe, B, Bo, Cu, Zn, Cl ) . Pupuk Gramafix® menjamin kelengkapan, sedikitnya 13 unsur hara yang diperlukan tanaman tersedia dalam setiap tablet, yang sehingga karena kelengkapan unsur hara itu, Gramafix® tidak memerlukan tambahan unsur pupuk lainnya apapun&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TM9IO5RJBnI/AAAAAAAAGOE/iVqrM-4bqv4/s1600/Kencol+100+%286%29.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5534721887789713010" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TM9IO5RJBnI/AAAAAAAAGOE/iVqrM-4bqv4/s200/Kencol+100+%286%29.JPG" style="cursor: pointer; float: left; height: 158px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt; - termasuk dalam hal ini pupuk Urea ( N) , pupuk Posfor ( SP) dan pupuk Kalium ( KCL) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping menyediakan pupuk kimia ( anorganik) berbentuk tablet, CVSK juga mendukung pengembangan hortikulltura dengan mengenalkan mesin pengolah limbah dan sampah organik organik menjadi kompos dan pupuk organik cair. Diketahui, petani hortikultura sudah sadar akan pentingnya penggunaan pupuk organik bagi hasil tanamannya, dibanding dengan kelompok petani perkebunan maupun padi. Apalagi produksi hortikultura ( sayuran, buah) saat ini paling banyak diekspor ke luar negeri yang mensyaratkan produk harus bebas residu bahan kimia berbahaya. Negara-negara tujuan ekspor hortikultura, saat ini, menerapkan peraturan ketat tentang batasan minimum kandungan kimia dalam produk hortikultura. Aturan tersebut mengacu pada prinsip keamanan pangan yang ditangani tim internasional Rapid Alerts System for Food and Feed ( RASFF) . Salah satu tugas tim RASFF adalah mengumpulkan informasi menyangkut seluruh fase produksi, transformasi, dan distribusi pangan dan pakan ( termasuk kelompok komoditi hortikultura) di sebuah negara. Hasil analisis dan kesimpulan kerja tim RASFF dijadikan dasar sebuah negara untuk meloloskan atau mengembalikan pengiriman ( ekspor) pangan di balai karantina masing-masing negara.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-1055733486750749276?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26' title='Kompos bagi ekspor Hortikultura'/><link rel='enclosure' type='' href='http://www.kencanaonline.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/1055733486750749276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=1055733486750749276&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/1055733486750749276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/1055733486750749276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2010/11/kompos-bagi-ekspor-hortikultura.html' title='Kompos bagi ekspor Hortikultura'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TM9IOu1aBXI/AAAAAAAAGN8/VhfuSYpGexI/s72-c/Sayuran+Bijian+%282%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-6368766240307521603</id><published>2010-01-27T05:55:00.000-08:00</published><updated>2010-01-27T06:19:56.295-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelatihan Bisnis'/><title type='text'>Pelatihan Bisnis Olah Sampah Kawasan Komersial</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJyAKQh-I/AAAAAAAAGAI/LnDDTSDy8N8/s1600-h/SUC30105.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 170px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJyAKQh-I/AAAAAAAAGAI/LnDDTSDy8N8/s200/SUC30105.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431422273994131426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengelolaan sampah kawasan komersial ( pasar, mall, hotel, restoran, apartemen, pertokoan, perumahan, dan sejenisnya) oleh Undang undang No 18/ 2008, bisa menjadi peluang bagi usahawan kecil (UKM), koperasi, lembaga dan LSM menjadi rekanan/ mitra atau bertindak sebagai kontraktornya. Dengan demikian, persaingan bisnis jasa ini kedepan akan ditentukan oleh penguasaan teknologi proses pengelolaan sampah yang ditawarkan. Teknologi haruslah bisa mengolah sampah &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJxRmYtYI/AAAAAAAAF_4/Gf-CHmOjHi8/s1600-h/SUC30075.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJxRmYtYI/AAAAAAAAF_4/Gf-CHmOjHi8/s200/SUC30075.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431422261495641474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;secara modern, cepat, menguntungkan secara ekonomi dan higienis - menjadi bentuk baru yakni sesuatu y&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJRp2q6XI/AAAAAAAAF_Y/C4o_ZUL6JwM/s1600-h/SUC30041.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJRp2q6XI/AAAAAAAAF_Y/C4o_ZUL6JwM/s200/SUC30041.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431421718250580338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ang bisa dijual dan bernilai seperti kompos dan organik cair- serta pengetahuan pema&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJw1fAlAI/AAAAAAAAF_o/W2QPOcBP5Y0/s1600-h/SUC30048.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 164px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJw1fAlAI/AAAAAAAAF_o/W2QPOcBP5Y0/s200/SUC30048.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431422253948507138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sarannya, dengan itu akan menjadi modal dalam menawarkan jasa pengelolaan sampah kepada setiap kawasan komersial tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kepentingan meraih prospek usaha kecil diatas, ditawarkan pelatihan " Bisnis Pengelolaan Sampah" menjadi kompos dan organik cair menggunakan teknolog&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJxPfiOMI/AAAAAAAAF_w/i-MDa0tw8xM/s1600-h/SUC30060.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 166px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJxPfiOMI/AAAAAAAAF_w/i-MDa0tw8xM/s200/SUC30060.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431422260930033858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;i Biophoskko dengan materi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengetahuan sampah organik, anorganik, B3 serta teknik pemilahannya dan Undang Undang No 18/ 2008 tentang Pengelolaan Sampah,&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJQxDfg_I/AAAAAAAAF_A/gpa04A2E1tc/s1600-h/SUC30004.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 132px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJQxDfg_I/AAAAAAAAF_A/gpa04A2E1tc/s200/SUC30004.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431421703003538418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Prinsip dekomposisi, fermentasi sampah organik dan alat teknologi percepatan prosesingnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Praktek mengelola sampah organik, pengemasan serta pengelolaan pemasaran kompos dan pupuk organik cair,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pemateri acara ini antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1, Ir Sonson Garsoni ( Praktisi Bisnis Komposter dan pemasaran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Ir. Rika Listikawati ( Praktisi pembuatan kompos)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan akan sangat bermanfaat bagi :&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJx-1XrYI/AAAAAAAAGAA/MO_Ku5xPoHk/s1600-h/SUC30096.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 186px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJx-1XrYI/AAAAAAAAGAA/MO_Ku5xPoHk/s200/SUC30096.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431422273638083970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Peminat usaha skala kecil (UKM), LSM, koperasi, lembaga dan peminat bidang pertanian, pupuk dan lingkungan hidup,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Konsultan, Event organizer dan pejabat terkait pelaksanaan "Corporate Social Responsibility/ CSR" serta PKBL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengelola kebersihan kota dan developer ( perumahan, apartemen), kebersihan hotel, restoran dan mall&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Peminat dan penggiat pengelolaan kebersihan kota dan lingkungan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dilaksanakan untuk 16 orang per angkatan. Sebagaimana pelatihan angkatan I, II, III, IV, V maka angkatan VI ( 6 Februari 2010) adalah 16 orang pertama yang melakukan registrasi dan menyelesaikan administrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta dikenakan penggantian biaya ( makan siang, minuman, 2 x snack dan kit materi pelatihan serta VCD peliputan ) Rp 100.000,- ditransfer sebelum acara ke :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. BCA Asia Afrika Bandung, No. 2791189120, an Budi Permana, SE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bank Mandiri Asia Afrika Bandung, No. 1300004936327 an Budi Permana, SE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfirmasikan pendaftaran dan kontribusi kepesertaan ke:&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJRCXQ0wI/AAAAAAAAF_I/uNQNU1noYBQ/s1600-h/SUC30027.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 174px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJRCXQ0wI/AAAAAAAAF_I/uNQNU1noYBQ/s200/SUC30027.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431421707649864450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ratih Herdianti,&lt;br /&gt;Telpon: +62-22-4262253,&lt;br /&gt;Faks: +62-22-4214084,&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJRUNc1BI/AAAAAAAAF_Q/N5Guw6pJIOQ/s1600-h/SUC30035.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 182px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJRUNc1BI/AAAAAAAAF_Q/N5Guw6pJIOQ/s200/SUC30035.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431421712440546322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jl. Pungkur 115 B Bandung&lt;br /&gt;Bandung West Java 40251&lt;br /&gt;SMS : +62-81320666886&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian semoga informasi ini bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Hijau,&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-6368766240307521603?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Pelatihan Bisnis Olah Sampah Kawasan Komersial'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/6368766240307521603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=6368766240307521603&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/6368766240307521603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/6368766240307521603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2010/01/pelatihan-bisnis-olah-sampah-kawasan.html' title='Pelatihan Bisnis Olah Sampah Kawasan Komersial'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/S2BJyAKQh-I/AAAAAAAAGAI/LnDDTSDy8N8/s72-c/SUC30105.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-8492097208390093552</id><published>2009-09-12T06:06:00.000-07:00</published><updated>2010-11-18T19:14:17.525-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Undang Undang Pengelolaan Sampah'/><title type='text'>DPR Sahkan RUU Pengelolaan Sampah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXrY_DobCI/AAAAAAAAGZ8/XcNZkjPhdC0/s1600/GreenLeaves_wallpaper_da035069f+%252815%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXrY_DobCI/AAAAAAAAGZ8/XcNZkjPhdC0/s200/GreenLeaves_wallpaper_da035069f+%252815%2529.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Jakarta (ANTARA News) - Rapat paripurna DPR RI di Gedung DPR Jakarta, Rabu, mengesahkan RUU tentang Pengelolaan Sampah menjadi Undang-Undang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, seluruh fraksi sepakat RUU tersebut disahkan menjadi UU.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Menurut Ketua Pansus RUU Sampah, Hendarso Hadiparmono, latar belakang perlunya RUU tentang Pengelolaan Sampah tersebut adalah karena pertambahan volume dan ragam sampah yang semakin besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Penambahan itu disebabkan oleh jumlah penduduk yang juga bertambah serta perubahan pola konsumsi yang menimbulkan jenis sampah semakin beragam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;"Selain itu juga karena pandangan sebagian masyarakat bahwa sampah adalah barang sisa yang tidak berguna dan bukan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" style="clear: right; float: right;" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5c67QX3jsl8&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/5c67QX3jsl8&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;RUU tersebut mengatur tentang pengelolaan sampah baik sampah rumah tangga maupun sampah spesifik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Selain itu, RUU tersebut memberi larangan bagi setiap orang untuk memasukkan sampah ke wilayah Indonesia, mengimpor sampah, dan mencampur sampah dengan limbah berbahaya atau beracun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;RUU yang memuat 18 Bab dan 49 pasal tersebut juga menekankan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui pemilahan jenis sampah yang dilakukan sejak dari rumah tangga sehingga dapat mengurangi beban pengelolaan selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;"Salah satu sistem yang dikembangkan RUU ini adalah tanggung jawab para produsen atas kemasan produk masing-masing yang dikenal dengan konsep Extended Producer Responsibility," katanya dalam rapat yang dihadiri Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Selain mengesahkan RUU Pengelolaan Sampah menjadi UU, rapat paripurna DPR tersebut juga mengesahkan hasil kerja Komisi XI tentang "fit and proper test" calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono dan mengesahkan RUU Surat Berharga Syariah Negara menjadi UU.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;(*) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-8492097208390093552?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='DPR Sahkan RUU Pengelolaan Sampah'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/8492097208390093552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=8492097208390093552&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/8492097208390093552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/8492097208390093552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2009/09/dpr-sahkan-ruu-pengelolaan-sampah.html' title='DPR Sahkan RUU Pengelolaan Sampah'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXrY_DobCI/AAAAAAAAGZ8/XcNZkjPhdC0/s72-c/GreenLeaves_wallpaper_da035069f+%252815%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-5182538080399825212</id><published>2009-06-26T11:10:00.000-07:00</published><updated>2010-11-18T19:16:17.308-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Komposter'/><title type='text'>Banjarmasin Diuntungkan Komposter</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXr6FHH1mI/AAAAAAAAGaA/bVWN4l9Yzzs/s1600/biophosko.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="162" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXr6FHH1mI/AAAAAAAAGaA/bVWN4l9Yzzs/s200/biophosko.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jumat, 24 April 2009 | 09:45 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;BANJARMASIN, KOMPAS.com — Produksi pupuk kompos di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, Banjarmasin, meningkat setelah adanya dua komposter pengolahan sampah basah di kota tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau sekitar dua bulan lalu produksi kompos TPA Basirih sekitar delapan ton per bulan, kini mencapai 10 ton," ungkap Sirait, petugas pengelola komposter TPA Basirih, Jumat (24/4), saat menyertai Tim Verifikasi Pemantau Adipura 2008/2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, dalam memproduksi kompos tersebut, pihaknya mengolah sendiri secara langsung bahan baku berupa sampah basah atau organik yang berasal dari pasar Sentra Antasari Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pihaknya menerima hasil setengah jadi dari proses komposter yang terdapat di Sentra Antasari serta yang ada di Jalan Raya Camara, Kayu Tangi, Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan kompos TPA Basirih selama ini oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, terutama untuk pembangunan serta pengembangan pertamanan di ibukota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tidak tertutup kemungkinan bagi masyarakat umum yang mau memanfaatkan TPA Basirih untuk keperluan pertanaman, dengan nilai ganti produksi sementara ini hanya Rp 1.000 per kilogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain TPA Basirih, di Kota Seribu Sungai Banjarmasin juga terdapat satu unit skala kecil komposter untuk pengolahan pupuk kompos di kompleks perumahan Angsana Kayu Tangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposter yang juga merupakan proyek bantuan dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup di kompleks Angsana itu, selain mengolah sampah basah/organik dari limbah rumah tangga, juga dari Pasar Cemara yang berjarak sekitar 700 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah asli, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;                            &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-5182538080399825212?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://regional.kompas.com/read/xml/2009/04/24/0945543/Banjarmasin.Diuntungkan.Komposter.' title='Banjarmasin Diuntungkan Komposter'/><link rel='enclosure' type='' href='http://www.kencanaonline.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/5182538080399825212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=5182538080399825212&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/5182538080399825212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/5182538080399825212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2009/06/banjarmasin-diuntungkan-komposter.html' title='Banjarmasin Diuntungkan Komposter'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXr6FHH1mI/AAAAAAAAGaA/bVWN4l9Yzzs/s72-c/biophosko.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-4372264287208502067</id><published>2008-08-17T02:27:00.000-07:00</published><updated>2010-12-20T14:58:47.101-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prospek Tanaman Hias'/><title type='text'>Bisnis dan Kreasi Tanaman Hias</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOezgQ440RI/AAAAAAAAGdY/6H-k4TP8J6g/s1600/Gramafix+%25281%25291.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="169" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOezgQ440RI/AAAAAAAAGdY/6H-k4TP8J6g/s200/Gramafix+%25281%25291.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ribuan Tanaman Hias Dipamerkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Sumber : rni&lt;br /&gt;Tanggal Update / Pengiriman : 28-07-2008&lt;br /&gt;Isi berita :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;PECINTA tanaman hias dan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=38&amp;amp;sort=2a&amp;amp;language=ID" style="color: blue;"&gt;taman &lt;/a&gt;umumnya, tidak perlu jauh-jauh mencari jenis yang diinginkan. Sejak kemarin sampai sampai 10 Agustus, bertempat di Dataran Engku Putri Batam Centre, bisa kita nikmati ratusan jenis tanaman hias. Jika tertarik, Anda pun bisa membelinya sesuai harga yang disepakati dengan penjual.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pada even yang digelar Komunitas Pecinta Alam Hijau Batam (Kupaham), dihadirkan ribuan pohon tanaman hias dengan berbagai jenis, termasuk yang paling populer yakni Bonsai dan Anthurium.  Untuk jenis Bonsai, terdapat Gulo gumantung, Siyanto, Boxus, Kulmus, Hokianti dan lain-lain. Meskipun tanaman ini sudah populer sejak puluhan tahun lalu, tetapi tetap diminati para pengunjung. Rata-rata pengunjung mengagumi keindahan pohon yang berukuran pendek, berdaun kecil, dan berbunga itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Seperti jenis Gulo Gumantung. Bonsai ini dipamerkan oleh salah seorang pedagang. Bentuk batangnya yang bolat besar namun berukuran pendek hanya sekitar 40 cm dan berdaun lebat serta berbunga merah mudah, menarik hampir setiap pengunjung yang melewatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Mereka pun tidak segan-segan menanyakan identitas Gulo Gumantung, seperti usinya yang sudah puluhan tahun, cara membuatnya sehingga menjadi kerdil tapi indah, sampai perawatannya. Si penjaga stand, dengan senang hati menjelaskan setiap pertanyaan pengunjung.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Selain menghadirkan ribuan tanaman hias, panitia juga menghadirkan belasan nursery , &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=38" style="color: blue;"&gt;pupuk dan teknologi pembuatan kompos &lt;/a&gt;serta nursery dari berbagai daerah seperti Lampung, Jakarta, Medan, Kudus, Bandung, dan Batam. Dengan kehadiran mereka, setiap pengunjung bisa bertanya dan mengorek informasi secara ditail tentang tanaman hias. (rni) &lt;/span&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/UuVAdApfDjs&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/UuVAdApfDjs&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-4372264287208502067?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=38&amp;sort=2a&amp;language=ID' title='Bisnis dan Kreasi Tanaman Hias'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/4372264287208502067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=4372264287208502067&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/4372264287208502067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/4372264287208502067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2008/08/bisnis-dan-kreasi-tanaman-hias.html' title='Bisnis dan Kreasi Tanaman Hias'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOezgQ440RI/AAAAAAAAGdY/6H-k4TP8J6g/s72-c/Gramafix+%25281%25291.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-3149597322523893166</id><published>2008-08-05T10:19:00.000-07:00</published><updated>2010-11-19T04:22:34.186-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International NGO Visiting'/><title type='text'>Microbe Corsortium On Decomposition Process</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZrwnra-xI/AAAAAAAAGbk/hiJ2t_chCHU/s1600/Aktivator+Dekomposer.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZrwnra-xI/AAAAAAAAGbk/hiJ2t_chCHU/s200/Aktivator+Dekomposer.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Internasional NGO Visiting Bandung Compost Model. They study about compost activator, its microbe consortium for garbage decomposition become compost.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;_______________________________________ &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Green Phoskko® Compost Activator ( @ 250gr/ Pack ) is pre-eminent microbe consortium ( bacterium of aktinomycetes, yeast, and mushroom aktinomycetes- species actinomyces naeslundii, Lactobacillus species delbrueckii, Bacillus Brevis, Saccharomyces Cerevisiae, and Cellulolytic Bacillus Sp)- organic decomposing materials ( town waste, agriculture, ranch and others). Useful to quicken the decomposition process, deodorizing to decay and depress growth of microbe of pathogen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;___________________________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;DOSE &amp;amp; TECHNIQUE APPLICATION&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZr4NanlFI/AAAAAAAAGbo/-P5hbsJo1wc/s1600/Aktivator+Bacteria.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="161" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZr4NanlFI/AAAAAAAAGbo/-P5hbsJo1wc/s200/Aktivator+Bacteria.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;___________________________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;1. One Kg of Green Phoskko® Activator can be used for scrapheap garbage about 3 - 6 m3,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;___________________________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;2. Dissolving or mixing 250gr of Green Phoskko® Compost Activator in 40 till 100 water litre, then swirled till flatten (if/when available enhance 1 bran kg, molases and 100 - 200 sand sugar gr, 100 urea and swirled till flatten).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;____________________________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;3. Hushing about 2 - 4 hour, swirl about 2 - 3 times.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;_________________________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;4. Sprinkle the the condensation at scrapheap flattened. If dampness of garbage still less, the Scrapheap Splat with water till reach dampness about 60 - 65 %.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;_____________________________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;5. Maintaining compost process by aerob, by arranging oxygen supply or draught [pass/through] bamboo or pipe (diameter about 7,5 cm - 10 cm and given by hole with diameter 1 cm in the form of spiral), jabed into heap with distance about 25 - 50 cm.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;_____________________________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;6. Scrapheap cover with plastic or ratch to lessen evaporation and maintain temperature 60 - 65°C during 2 - 3 day. Hereinafter invert (once in 5 - 7 day) and arrange dampness of scrapheap by enhancing water till dampness about 60 - 65% (if needed second inverting use Green Phoskko® Activator return).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;____________________________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZr_JcxYpI/AAAAAAAAGbs/fNJrV8nT0l8/s1600/KOMPOSTER+ELEKTRIK+01-5.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZr_JcxYpI/AAAAAAAAGbs/fNJrV8nT0l8/s200/KOMPOSTER+ELEKTRIK+01-5.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;7. Decompsition process donein about 2 - 5 week.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;_______________________________&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;object height="344" style="clear: right; float: right;" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/8CGLNipJcOE&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/8CGLNipJcOE&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;To determinant of project and policy related to hygiene of town, expected can consider usage of this activator by applying it in town garbage centers (market, housing, ranch sentra and is other). Without having to have sale motif from result of its process (non-komersial), if garbage have decomposed hence aroma will lose, various circle will collect it to be used as land crubmled or amilioran (also can in and packing of repacking to be sold and also housewife for decorative crop and flower in lawn)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-3149597322523893166?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Microbe Corsortium On Decomposition Process'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/3149597322523893166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=3149597322523893166&amp;isPopup=true' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/3149597322523893166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/3149597322523893166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2008/08/microbe-corsortium-on-decomposition.html' title='Microbe Corsortium On Decomposition Process'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZrwnra-xI/AAAAAAAAGbk/hiJ2t_chCHU/s72-c/Aktivator+Dekomposer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-7054280917544593771</id><published>2007-11-14T20:15:00.000-08:00</published><updated>2010-11-19T04:42:31.517-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perbaikan Kampung Terpadu'/><title type='text'>Model Pengelolaan Sampah Dalam Perbaikan Kampung Terpadu</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rz_1sc_EjkI/AAAAAAAADEs/gccR4L21q5M/s1600-h/collage-1.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5134092244269436482" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rz_1sc_EjkI/AAAAAAAADEs/gccR4L21q5M/s200/collage-1.jpg" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" width="196" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/RzvOu0vqukI/AAAAAAAADEc/v1NOx3_YDl0/s1600-h/SUC30080-1.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132923504146692674" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/RzvOu0vqukI/AAAAAAAADEc/v1NOx3_YDl0/s200/SUC30080-1.JPG" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" width="142" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: 85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;enghadapi banjir, perobahan cuaca secara ekstrim maupun bencana longsor akibat pemanasan global jadi ingat film "The Day After Tomorrow" tuh........ Tanpa kesadaran masyarakat dan komitmen kuat pemerintah, akan terjadi deh ...............bencana tanpa kita bisa menghadapinya. Untung ada hal baru, mulai makin banyaknya minat masyarakat dan perusahaan mengelola resiko buangan gas methan- sekaligus memanfaatkan kadar organiknya dari sampah. Dengan kompos yang dihasilkan, diyakini berperan dalam memperbaiki tekstur tanah berderai menjadi gembur dan jadi berkemampuan menyerap serta menyimpan air tatkala hujan. Tanah -yang digemburkan dengan kompos- akan menjadi "catchment area" yang baik dikala hujan lebat. Cari cara kurangi resiko banjir ditengah deru pembangunan gedung, jalan dan jembatan menutupi tanah dengan aspal dan beton......ya olah sampah menjadi kompos ...................&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;etelah PT Perusahaan Gas Negara PGN ( Persero) sukses membina masyarakat Bandung, Pemkota Cimahi mendidik warganya dan BKKBN membuat pemodelan pengolahan oleh keluarga di berbagai Provinsi kemudian juga Astra Auto 2000 Sungkono Surabaya mengolah sampah di outlet layanan service-nya dengan komposter Biophoskko, kini Dinas Lingkungan Majalengka, CHF di Aceh atas biaya UNDP, Bapedalda Donggala Sulteng, Dinas Lingkungan Kota Bekasi, Pertamina EP Bunyu di Tarakan, PT Billpass Asri Kersana, PT Mastolindo Surabaya dan perusahaan di Kutai Barat serta banyak lainnya berlomba membina masyarakat dalam mengolah sampah menjadi kompos. Bahkan secara khusus, PT Billpass mengelolanya menjadi suatu proyek Perbaikan Kampung Terpadu (PKT) bagi ratusan rumah tangga di wilayah Pucuk Beringin Kelurahan Sunter Jakarta Utara.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rz_0ws_EjjI/AAAAAAAADEk/L_LG6_nm-98/s1600-h/kompos+cibiru1.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="183" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5134091217772252722" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rz_0ws_EjjI/AAAAAAAADEk/L_LG6_nm-98/s200/kompos+cibiru1.JPG" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44" style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;M&lt;/span&gt;odel pembinaan masyarakat dalam mengolah sampah menjadi kompos - khususnya menggunakan komposter Biophoskko, &lt;/a&gt;baik model rumah tangga maupun komunal- semakin banyak dilakukan oleh kalangan pengusaha dan perusahaan. Sebut saja Unilever Peduli di Surabaya dan PT. Perusahaan Gas Negara ( Persero) di Bandung. Namun hal baru bagi Posko Hijau adalah, ketika Pertamina EP Bunyu Tarakan memesan ratusan komposter Biophoskko untuk menjadikan model pembinaan masyarakat di suatu Pulau Bunyu- yang kita ketahui relatif belum terdengar bermasalah dengan sampah- dan tak lama kemudian suatu perusahaan Developer, PT Billpas Asri Kersana di Sunter Jakarta. Maka jadilah suatu kawasan masyarakat dan ratusan rumah tangga yang peduli sampah serta mengolahnya menjadi kompos.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/RzvKcEvqujI/AAAAAAAADEU/ThcyDKoZWoM/s1600-h/SUC30022.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132918783977634354" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/RzvKcEvqujI/AAAAAAAADEU/ThcyDKoZWoM/s200/SUC30022.JPG" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" /&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132918783977634354" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/RzvKcEvqujI/AAAAAAAADEU/ThcyDKoZWoM/s200/SUC30022.JPG" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" /&gt;&lt;img xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;H&lt;/span&gt;al yang menggembirakan bukan saja kesediaan melakukan &lt;i&gt;Corporate Social Responsibility (CSR)&lt;/i&gt; dengan membelanjakan uang bagi pembelian komposter dan bahan habis pakai ( aktivator dan mineral penggembur kompos) dalam pembuatan kompos, namun adalah ketekunan dan komitmennya pada perbaikan lingkungan dengan mengajak masyarakat bukan hal mudah. Namun dengan ketekunan dan kesabaran, serta atas dukungan kit eduksi dan promosi dari penyedia aneka barang keperluan pengolahan sampah yakni &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?language=ID"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #3333ff;"&gt;PT. Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; Bandung, partisipasi masyarakat dapat ditumbuhkan dalam mengelola sampahnya menjadi kompos.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;object height="344" style="clear: right; float: right;" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/6AgjYIu6unY&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/6AgjYIu6unY&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;S&lt;/span&gt;edikit apapun peranannya, upaya banyak pihak pelanggan Kencana Articles diatas dalam membiasakan masyarakat mengelola sampah menjadikannya kompos sangat berarti bagi upaya penanggulangan kemiskinan dan sekaligus perbaikan lingkungan dalam menghadapi banjir.  Diketahui kalau kompos mampu meningkatkan kegemburan lahan, mengikat tanah berderai dan meningkatkan pori tanah sehingga berkemampuan menangkap dan memerangkap tanah akan air hujan. Dengan demikian, jika setiap rumah mengelola sampah menjadi kompos dan kemudian membuat tanah pekarangannya menjadi pemerangkap air ( &lt;i&gt;catchment area&lt;/i&gt;) seluas 50 m2 per rumah tangga maka dapat dihitung jika 1000 rumah akan berarti 5 ha ( 50.000 m2) menjadi penangkap air dikala banjir. Tentu saja luasan tanah gembur penangkap banjir akan berperanan dalam mengurangi aliran deras air yang membuat bencana. Nah kalau disadari demikian, siapa lagi yang mau partisipasi dalam &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26" style="color: blue;"&gt;meluaskan area tanah pemerangkap air dikala hujan dengan membuat kompos &lt;/a&gt;di wilayah pemukiman masing- masing ? Mungkinkah semua developer dan pengembang properti - yang notabene sebagai pihak yang berperan dalam melapisi tanah oleh beton dan jalan dapat menyumbangkan peranan membangun kawasan-kawasan catchment area ini dalam bentuk Perbaikan Kampung Terpadu di sekitar perumahan dan properti yang dibangunnya  ?? semoga .................Tim Posko Hijau+++) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-7054280917544593771?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Model Pengelolaan Sampah Dalam Perbaikan Kampung Terpadu'/><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://green-phoskko.blogspot.com/2005_04_06_archive.html' length='0'/><link rel='enclosure' type='' href='http://kencanabandung.indonetwork.co.id/profile/' length='0'/><link rel='enclosure' type='' href='http://www.kencanaonline.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/7054280917544593771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=7054280917544593771&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/7054280917544593771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/7054280917544593771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2007/11/model-pengelolaan-sampah-dalam.html' title='Model Pengelolaan Sampah Dalam Perbaikan Kampung Terpadu'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rz_1sc_EjkI/AAAAAAAADEs/gccR4L21q5M/s72-c/collage-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-6434600231854771161</id><published>2007-06-11T05:55:00.000-07:00</published><updated>2010-11-19T04:25:45.453-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Posko Hijau Surabaya'/><title type='text'>Geliat Menghijaukan Kota Di Surabaya</title><content type='html'>&lt;a href="http://localhost:4682/42bf7555facd225c4d2a5635443abd1e/image9522.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_" src="http://localhost:4682/42bf7555facd225c4d2a5635443abd1e/image9522.jpg?size=320" style="clear: both; float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZstQtTaFI/AAAAAAAAGbw/qOHQ9d1tOfo/s1600/28922_388179721285_91461386285_4543965_5432190_s.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="193" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZstQtTaFI/AAAAAAAAGbw/qOHQ9d1tOfo/s200/28922_388179721285_91461386285_4543965_5432190_s.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Di Kota - peraih penghargaan Adipura 2007 katagori kota Metropolitan- Surabaya, terdapat geliat kegiatan masyarakat ikut serta menata kotanya dengan mengolah sampah menjadikannya kompos, pupuk organik cair dan usaha jasa kebersihan.   &lt;a href="http://localhost:4682/42bf7555facd225c4d2a5635443abd1e/image9526.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_" src="http://localhost:4682/42bf7555facd225c4d2a5635443abd1e/image9526.jpg?size=320" style="clear: both; float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://localhost:4682/42bf7555facd225c4d2a5635443abd1e/image9582.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_" src="http://localhost:4682/42bf7555facd225c4d2a5635443abd1e/image9582.jpg?size=320" style="clear: both; float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://localhost:4682/42bf7555facd225c4d2a5635443abd1e/image9584.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_" src="http://localhost:4682/42bf7555facd225c4d2a5635443abd1e/image9584.jpg?size=320" style="clear: both; float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-6434600231854771161?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/6434600231854771161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=6434600231854771161&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/6434600231854771161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/6434600231854771161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2007/06/geliat-menghijaukan-kota-di-surabaya.html' title='Geliat Menghijaukan Kota Di Surabaya'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOZstQtTaFI/AAAAAAAAGbw/qOHQ9d1tOfo/s72-c/28922_388179721285_91461386285_4543965_5432190_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-5565422626840662544</id><published>2007-03-30T14:49:00.000-07:00</published><updated>2010-11-19T05:14:12.075-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trip Organik'/><title type='text'>Trip Organik Posko Hijau</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg8LN1al6UI/AAAAAAAACN0/bYABDbgI7TQ/s1600-h/Trip+Organik+%281%29.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="161" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5048266039610435906" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg8LN1al6UI/AAAAAAAACN0/bYABDbgI7TQ/s200/Trip+Organik+%281%29.JPG" style="float: left; height: 188px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 233px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2GTVal6JI/AAAAAAAACMg/KyLMFaJRuks/s1600-h/SUC30004-1.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2GTVal6JI/AAAAAAAACMg/KyLMFaJRuks/s320/SUC30004-1.JPG" style="clear: both; float: left; height: 215px; width: 243px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Disuatu hari Kamis, 29 Maret 2007- sebagaimana juga diberitakan beberapa media, antara lain &lt;a href="http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/042007/03/0602.htm"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #3333ff;"&gt;Pikiran Rakyat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;-  terdapat pemandangan baru di Graha Kadin Kota di bilangan Jl. TelagaBodas 31 Bandung. Terlihat kedatangan Ir Sonson Garsoni- dikenal sebagai aktivis Kadin Jawa Barat dalam bidang pertanian, Ir Daddy Mulyadi, MSc – mantan Kepala Dinas Pertanian Jawa Barat dan juga Tim perencana Pembangunan Jawa Barat dengan Pak Ajat- yang kini kedua beliau tersebut bertindak sebagai Sekjen dan pengurus Masyarakat Agribisnis Indonesia (MAI), kemudian tak lama menyusul Ir. Koenraad – yang dikenal mantan Direksi PT PUSRI, Abd Fatah dari Balitbangda Kabupaten Probolinggo, demikian seterusnya ada Pak Joni dari Sumatera Selatan, Amalia Iskandar- pengusaha muda- yang seorang desainer craft &amp;amp; Fashion di Bandung, Eddy Rustendi- Ketua Kadin Tanjung Pinang, Ir W H Sugiharto- pengusaha pupuk tablet, pengurus RW dari Cimahi, Didin Hasanuddin – aktifis kampus dan penggerak LSM di Cibeunying Bandung serta banyak lagi berdatangan dengan memarkir kendaraan masing-masing di depan gedung ber lantai 5. Ada Rapat tentang pupuk, pertanian atau perdagangan hasil pertanian ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata bukan Rapat, mereka semua disertai para peserta dari PT CV Sinar Kencana – adalah mengikuti Trip atau wisata Organik Posko Hijau. Ini bukan mau buat adegan iklan rokok "geng hijau" lho ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Posko Hijau" adalah &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44" style="color: blue;"&gt;Forum para pengusaha dan pengrajin kompos – yang menggunakan komposter serta teknologi baru Green Phoskko&lt;/a&gt; dan menghimpun diri dalam suatu organisasi komunitas bernama Posko Hijau ini, ternyata. Nah, pembaca, mereka ternyata mau mengunjungi Instalasi Pengolahan Kompos Kota (IPKK) di beberapa lokasi di Bandung, sentra pertanian Organik serta mencoba makanan menu “kampungan” yang ditawarkan organizer Posko Hijau menjadi suatu bentuk Trip Wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak sebelum berangkat, di Herbal Corner – suatu sudut MarkNet yang ditata menjadi suatu Bar - kami &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;disuguhi minuman dan makanan camilan AkUOkE dengan aneka pilihan ada kripik singkong, nangka, salak, opak ketan bakar (OKB) dan rengginang kecil-kecil. Setelah penjelasan singkat Trip Organik Posko Hijau dari Ir Sonson Garsoni- yang saat itu ternyata bertindak sebagai fasilitator atau pemandu, kami pun satu persatu naik Bis Pariwisata. Berkapasitas 27 seat, bis ini terasa nyaman karena dilengkapi dengan Air Con (AC), Reclinyng Seat- hingga bisa bersandar dengan nyaman, TV dan VCD serta Mic bagi keperluan diskusi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2Islal6LI/AAAAAAAACMw/fwdAmXeaIO8/s1600-h/Trip+Posko+Hijau+%283%29.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047841056891463858" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2Islal6LI/AAAAAAAACMw/fwdAmXeaIO8/s320/Trip+Posko+Hijau+%283%29.JPG" style="height: 164px; width: 248px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;object height="344" style="clear: right; float: right;" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/dH6Xe0PHSXc&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/dH6Xe0PHSXc&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Begitu kami bersandar tak lama pemandu membawakan acara perkenalan para peserta serta menyampaikan garis besar tujuan wisata hari itu. Kami pun lalu sampai ke Tegalega – suatu kawasan perdagangan tanaman hias terbesar di Kota Bandung, dan hanya 10 menit perjalanan pun diteruskan menelusuri Kota Bandung menuju Cipadung. Setelah berkelak kelok di jalanan kampung, sampailah kami ke suatu &lt;span style="color: blue;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=44" style="color: blue;"&gt;nstalasi Pengolahan Kompos Kota (IPKK)- &lt;/a&gt;yang pernah dikenal dipublikasi dalam suatu artikel di Tempo, Tabloid Kontan, Pikiran Rakyat, liputan STV, Bandung TV dan banyak lagi pemberitaan mengenai keberhasilan dan feniomena seorang pemuda “Jobless” kemudian menjadi pengelola sampah suatu kampung. Kini, pemandangan umum di semua wilayah adanya TPS, di wilayah Cipadung tidak lagi memerlukan keberadaan suatu Tempat Pengelolaan sampah (TPS).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2GTVal6II/AAAAAAAACMY/ow5obKs4yoY/s1600-h/SUC30055-1.JPG" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2GTVal6II/AAAAAAAACMY/ow5obKs4yoY/s320/SUC30055-1.JPG" style="clear: both; float: left; height: 179px; width: 250px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sekitar pkl 12.00, usai belajar membuat kompos menggunakan komposter skala Rumah Tangga di Cipadung, setelah perjalanan sekitar setengah jam mengitari Kota Bandung, sampailah bis Trip Organik ke Rumah makan -yang sederhana di kawasan menuju Bojongsoang, sebelum tol ke arah Sumedang Garut. Disini, agak mengagetkan juga, ketika makan siang disuguhi aneka makanan suasana "kampungan" dan konon bahan masakannya- berupa sayuran bebas pupuk kimia dan pestisida. Penampakan luar, kelihatan sayuran nggak semulus di Supermarket. Ada antanan, tespong dengan sambel dadakan; ada belut goreng, impun ( ikan kecil-kecil), pepes ikan mas dan paray, goreng hurang ( udang air tawar kecil biasa hidup di danau atau situ ). Disini para peserta dapat melepas penat setelah duduk dan diskusi di dalam bis, atau bagi Muslim bisa menjalankan ibadah sholat di Mushala yang tersedia serta juga................­.....bagi perokok - yang selama dalam bis "No Smoking" - bisa berpuas menghabiskan sebatang rokoknya deh...............Setelah makan dengan nikmat- seringkali kita makan hanya enak tapi lain dengan arti nikmat- minuman pun disuguhkan air teh hangat yang enak wanginya. Ternyata, air dan segala masakan itu bukan ditanak dan dimasak diatas kompor minyak atau gas melainkan, menggunakan "hawu" ( tungku, sunda- red) dengan kayu bakar. Jadilah air teh hangat yang harum dan enak tanpa kontaminasi rasa dan bau minyak sedikitpun- melainkan aroma asap kayu bakar dengan wangi khasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2I3lal6MI/AAAAAAAACM4/XCxUOvHTQYo/s1600-h/Trip+Posko+Hijau+%287%29.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="157" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047841245870024898" src="http://3.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2I3lal6MI/AAAAAAAACM4/XCxUOvHTQYo/s200/Trip+Posko+Hijau+%287%29.JPG" style="height: 307px; width: 389px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Dengan perut kenyang, setelah satu jam perjalanan melewati sawah dan ladang penduduk, sekitar pkl 14.00 sampailah peserta Wisata Organik ke lokasi &lt;a href="http://poskohijau.blogspot.com/2006/09/posko-hijau-di-ciparay-kabupaten.html"&gt;Instalasi Pengolahan Kompos Kota (IPKK) Posko Hijau di Ciparay&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;. Sebenarnya daerah ini sudah masuk wilayah Kabupaten Bandung, melewati daerah Jelekong tempat dalang terkenal Asep S Sunarya serta Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Jelekong, peserta pun akan merasakan suasana desa yang resik. Peserta diberi penjelasan tatacara pengolahan sampah skala komersial ini. Ibu Tuti, perintis usaha ini menjelaskan bahwa sampah dari sekitar rumah dan pasar diolah hanya 5 hari bisa menjadi kompos- suatu pupuk organik yang amat penting bagi pertanian dalam menghasilkan makanan sehat.Suasana resik pedesaan di sekitar Bandung amat terasa disini. Masih ada angsa berkeliaran, ada kolam ikan serta ternak domba dan ayam- yang satu sama lain saling berkorelasi atau "bersimbiose mutualis" gitu dech. Sampah organik, hasil pemilahan bahan kompos, jadi makanan domba; Sementara lain, kotoran domba menjadi bahan kompos. Demikian juga kotoran ayam, menjadi bagian dari bahan kompos - yang bermanfaat dalam menaikan kandungan unsur hara kompos dan memperbaiki C/N rasio serta temperatur dalam proses pembuatan kompos. Namun, jangan disangka jika tempat ini, kendati dekat kotoran dan sampah, adalah bau dan kotor. Bahkan, lalat pun hampir tidak ada sama sekali dan rumah yang lokasinya hanya 2 m dari IPKK resik-resik aja kok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2GS1al6GI/AAAAAAAACMI/NiBf5_Hv8g8/s1600-h/SUC30080-1.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_" src="http://4.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2GS1al6GI/AAAAAAAACMI/NiBf5_Hv8g8/s320/SUC30080-1.JPG" style="clear: both; float: left;" /&gt;&lt;/a&gt;Sepanjang jalan yang dilalui, peserta akan melihat langsung tanaman sehat menyehatkan. Pengertian sehat dalam arti bagi manusia, bukanlah sebagaimana dilihat di super market. Bahkan tanaman sehat menyehatkan justru seringkali daunnya berlobang- mungkin bekas ulat- akibat tanaman bebas pestisida. Peserta, lagi, di beri penjelasan Ibu Tuty di kawasan sawah yang menanam benih padi varietas pandansari dan sepenuhnya menggunakan kompos. Padi mulai sebagian menguning dengan biji padi yang bernas, menandakan sekitar 1 ( satu) minggu lagi akan panen. Sawah di sekitar Ciparay ini telah menggunakan kompos dan beberapa petak petani juga menggunakan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=43" style="color: blue;"&gt;pupuk majemuk tablet Gramalet- Padi.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi di tepi sawahpun mengalir, maklum trip kali ini diikti para para “dedengkot” pertanian Jawa Barat. Suatu temuan bagi peserta adalah sawah dengan menggunakan pupuk organik kompos ditaksir dari sawah yang sudah musim ke 3 menggunakan pupuk organik ini akan mampu hasilkan 8 ton GKP ( Gabah Kering Pungut). Lalu jika kemudian dikonversi setelah dijemur menjadi 6 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan rendemen terhadap beras adalah 70 % akan dihasilkan tidak kurang dari 4.000 kg beras sehat-menyehatkan. Dapat dihitung berapa pendapatan petani, yang kemudian mengklaim sebagai penghasil beras “Ciparay Wangi” ini, jika harga beras mereka dihargai para pembeli “kalangan atas” hingga Rp 7.000,-/kg. Tidak kurang dari Rp 28 juta rupiah bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berpuas diskusi beras organik, saat itu peserta sepakat tidak akan ikuti jadwal yang tersedia yakni minum kelapa muda di depan pesawahan di Jelekong, maka kami pun berangkat menuju Kota Bandung. Dengan mengambil jalan baru, bukan sama dengan berangkat, melalui daerah Sapan, sekitar 1 jam kemudian atau pkl 16.30, sampailah peserta Trip Organik kembali ke tempat Meeting Point semula, Graha Kadin Kota Bandung. Di sini peserta disaji aneka minuman berbahan serba herbal, green tea dan berkhasiat. Disinipun peserta dapat melepas penat setelah duduk tanya jawab di Bis, juga tersedia Mushala di Basement Graha Kadin bagi Muslim serta, peserta lainnya ber "kongkow ria" diiringi semilir angin sore Bandung sambil "cuci mata" mengamati jalan - yang setiap sore memang dilalui banyak "gadis bandung". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2GTFal6HI/AAAAAAAACMQ/bSmsSSlqngs/s1600-h/SUC30128-1.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" id="BLOGGER_PHOTO_ID_" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg2GTFal6HI/AAAAAAAACMQ/bSmsSSlqngs/s200/SUC30128-1.JPG" style="clear: both; float: left;" width="192" /&gt;&lt;/a&gt;Kami pun lahap memilih curcuma lemon, ada coffee - namun dengan pemanis gula semut, intant bandrek seduh - yang manis hangat, kaffee latte, curcuma coffee moca, herbal prima special, bir jawa berbahan aneka herbal mix (Java Bier), susu kedelai mix cocoa hangat, kunyit gula semut, sirih manis segar hingga kopi toebroek. Pak Koenrad pun dengan lahap menyantap tahu Cibuntu- dengan cabe rawit hingga mengherankan semua karena mampu memakan cabe hingga puluhan butir guna menemani makan tahu atau tempe mendoan. Memang di MarkNet Bar Corner ini tersedia aneka pilihan mulai tempe mendoan, tempe dan oncom tepung, kerupuk lagendar, surabi bandung, dan ada juga tahu cibuntu goreng. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan perut kenyang dan merasa cukup banyak &lt;span style="color: blue;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26" style="color: blue;"&gt;ilmu” membuat kompos &lt;/a&gt;secara praktis, kami pun satu persatu permisi pulang dengan gunakan mobil masing-masing yang tersimpan di area parkir saat kedatangan. Memang ruang parkir tersedia di pinggir jalan maupun di basement gedung nan megah – buat ukuran organisasi ini. Terimakasih Posko Hijau, terimakasih PT CV Sinar Kencana maupun …………terimakasih Pak Sonson, “ini benar-benar new experience dech …………..” kerap terdengar mengakhiri Trip Organik minggu IV di bulan Maret 2007 itu+++++++++++++)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-5565422626840662544?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Trip Organik Posko Hijau'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/5565422626840662544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=5565422626840662544&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/5565422626840662544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/5565422626840662544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2007/03/blog-post.html' title='Trip Organik Posko Hijau'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/Rg8LN1al6UI/AAAAAAAACN0/bYABDbgI7TQ/s72-c/Trip+Organik+%281%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-116507609047329139</id><published>2006-12-02T07:05:00.000-08:00</published><updated>2010-11-18T19:11:16.590-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Produksi Baja Organik Di Malaysia'/><title type='text'>Posko Hijau Di Malaysia</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXqx02fSVI/AAAAAAAAGZ4/XoWzepfCSvs/s1600/Kencol+%252898%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="158" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXqx02fSVI/AAAAAAAAGZ4/XoWzepfCSvs/s200/Kencol+%252898%2529.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/744154/SUC30035.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="182" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/118101/SUC30035.jpg" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;"&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sampah bermasalah bukan hanya di Indonesia, Pak Cik..........," demikian Encik Saiful Bahri kepada kami ketika berkunjung atas undangan Konsortium Melayu Selayang Bhd ( Kmsb) pada bulan Juni 2006 lalu. Memang, tanpa sepengetahuan beliau, kami pun jalan-jalan mengitari beberapa pertokoan Desa Taman Bakti, Selayang di wilayah Batu Caves Negera bagian Selangor ini. Dan, didapatkanlah tumpukan sampah di berbagai sudut bangunan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Bedzanya dengan persampahan di tanah air , Malaysia sudah lama mengkontrakan pengelolaan sampah kepada para kontraktor swasta. Terdapat antara lain nama Syarikat Alam Flora - yang mengelola colecting sampah di bandaraya Kualalumpur. Dan diluar itu masih banyak syarikat ( perusahaan, red) yang mengelola penerimaan sampah maupun colector di berbagai wilayah negeri lainnya. Dengan pengelolaan di tangan swasta, kerajaan ( Pemerintah, Red) mengelola iuran atau retribusi ( cukai pintu ) dari rumah-rumah rakyat; Besaran cukai pintu pun berbeda tergantung kepada jenis dan luasan rumah serta isi perabot furniture di dalamnya; " Rata-rata RM 600 / 6 bulan bagi rumah sederhana dan peralatan wajar" , demikian Encik Saiful Bahri berujar kepada Tim Posko Hijau. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;object height="344" style="clear: right; float: right;" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ocaaEJ9C2Dk&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ocaaEJ9C2Dk&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/951462/SUC30033.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="130" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/686288/SUC30033.jpg" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sejak Tapak Pelupusan sampah di Air Hitam, Puchong dan Jinjang tidak mampu menerima limpahan sampah dan bahkan sudah taraf mencemari sumur penduduk dan sungai maka konsentrasi buangan sampah diarahkan ke Bukit Tagar, Hulu Selangor. Di bulan Juni 2006, kami saksikan Truk Compactor antri memasuki Tapak Pelupusan itu, dan berdasar penuturan sopir hal itu bisa berlangsung sampai sore hari. Setiap sampah dari Bak Sampah komplek Rumah di masukan ke Compactor dan kemudian di Press menjadi bala pres yang berukuran lebih kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kini Malaysia sedang mencari berbagai teknologi termasuk versi Indonesia. Kami, dari perusahaan PT CV Sinar Kencana - selaku Principal Company &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=41" style="color: blue;"&gt;Komposter BioPhosko &lt;/a&gt;bersama LIPI - yang mengenalkan teknologi Incenerator ( pembakaran suhu tinggi ) berusaha meyakinkan pihak Bandaraya KL akan paket Insinerator dengan Komposter. Namun, kesimpulan sementara, insinerator bagus namun cost tinggi dan tidak ada penerimaan. " Secara ekonomis, teknologi ini baik digunakan jika rakyat mau "at all cost" bayar iuran sampah" demikian Dato Sayidin Tamby selaku pemuka masyarakat Selangor berpendapat. Maka, sementara akan dikenalkan kepada rakyat Malaysia adalah teknologi komposter Biophoskko - yang memang telah teruji kehandalan dan kelayakan ekonomisnya di berbagai kota di Indonesia-khususnya di Bandung.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/108708/hand%20rotary%201-1.jpg"&gt;&lt;i&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/500630/hand%20rotary%201-1.jpg" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" width="121" /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/938639/%21cid_003101c70873$101150e0$8200a8c0@mila-1%20%283%29.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/158609/%21cid_003101c70873%24101150e0%248200a8c0%40mila-1%20%283%29.jpg" style="float: left; height: 204px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 145px;" width="142" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/77616/MOU%20Brunei%20%2835%29.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="107" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/490909/MOU%20Brunei%20%2835%29.jpg" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Sebuah Harian menulis : " .............&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-size: x-small;"&gt;Di &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Malaysia, terdapat hampir 230 tapak pelupusan sampah dengan purata keluasan 15 hektar untuk setiap tapak. Pengurusan dan latihan operasi di kebanyakkan tapak pelupusan ini secara keseluruhannya adalah lemah. Lebih daripada 60 peratus daripada tapak-tapak pelupusan ini adalah tapak pelupusan terbuka yang di cirikan sebagai tapak untuk tujuan kajian yang bersesuaian, kekurangan bahan untuk menimbus, kekurangan kemudahan jambatan timbang dan ketiadaan kaedah khusus untuk mengawal penceramaran air larut resap dan pembebasan gas.“Walaubagaimanapun, pelupusan sampah mempunyai beberapa kekurangan biasanya dari pengurusan yang tidak teratur. Dua kesan utama adalah penghasilan air larut resap dan pembebasan gas-gas yang merbahaya. Pengurusan yang tidak teratur daripada dua sumber penceraman ini akan mendatangkan kesan negatif kepada alam sekitar dan masyarakat,” katanya kepada media.Pada masa kini, pengurusan sisa pepejal didefinisikan sebagai satu disiplin yang berkaitan dengan pengawalan dan pengurusan penghasilan, penyimpanan, pengumpulan, pemindahan dan pengangkutan, pemprosesan dan pelupusan sisa pepejal dengan kaedah yang selaras dengan prinsip-prinsip terbaik dari segi kesihatan umum, ekonomi, kejuruteraan, pemuliharaan, nilai estetika dan pertimbangan alam sekitar. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;.........( Tribun Putera Online, 26 May 2006)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dengan bekal itulah serta atas kunjungan Deputy Secretary General Kementerian Usahawan dan Koperasi Malaysia ke Bandung di bulan Agustus 2006, PT CV Sinar Kencana mulai mengekspor hampir 100 unit Komposter type S, M, L dan beberapa unit Komposter Rotary Klin Tangan ( Hand Rotary) dan standar- yang berkapasitas hingga 1 tons per proses dalam 5 hari . &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Beruntunglah di saat kedatangan produk di Port Klang, di saat sama terdapat Malaysia Agriculture ( MAHA) EXPO, dan kami pun memajang beberapa produk tersebut, dan mendapat sambutan luar biasa dari berbagai delegasi visitor dari berbagai negara bagian seperti Pahang, Kedah, Kelantan dan Johor dan Serawak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Penempatan Komposter type S, M, L di berbagai lokasi di Kajang, Selangor, Kedah dan Seremban di Malaysia &lt;/span&gt;serta berbagai kota lainnya menyusul, memberikan kepuasan kepada kami dari Bandung - yang telah berhasil meyakinkan warga Malaysia guna menerima Komposter sebagai alat mengelola sampah sekaligus membuat baja organik ( pupuk organik). Bahkan pihak Kerajaan Tempatan Selangor dan secara khusus Yang dipertua (Wali Kota) pun turut memberi apresiasi kepada agen kami di Malaysia dengan meminta kertas kerja secara langsung dan membuat proyek penempatan beberapa komposter di Kualalumpur dan Batu Caves Selangor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Maka di suatu moment kami chating, Encik Saiful sangat masgul :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: red; font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;syana82........: Pak sonson ini saiful.... presentation ini mustahak.. sekiranya kita berjaya menyakinkan Yang Dipertua ini kemudian ini akan menjadi eye opening untuk kerajaan tempatan yang lain. kerana selepas setup segalanya di Kajang nanti dia akan panggil Menteri Besar untuk merasmikan komposter ini dan memerentahkan yang dipertua lain untuk menggunakannya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: red; font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;syana82....: Kami sudah disuruh untuk membuat kertas kerja untuk setup tempat buat kompos ini termasuk tenda dan peralatannya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: red; font-size: small;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/177273/Copy%20of%20Kmsb.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="129" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/66241/Copy%20of%20Kmsb.jpg" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kini kami harus bekerja keras memproduksi mineral penggembur ( bulking agents), compost aktivator atau biodekomposer serta komposter aneka type guna memenuhi permintaan warga Malaysia - yang sedang giat ikut serta pada seruan kempen Kerajaan membersihkan sampah di Malaysia guna menghasilkan kompos ( baja organik) agar memberikan pupuk kepada pertaniannya bebas kimia dan pestisida di masa yang akan datang.............................................&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kami harus bekerja keras namun kami senang......inilah sebenarnya cita-cita kami - ketika tahun 2005 lalu menggelar presentasi teknologi komposter kepada Walikota Bandung, Kepala Dinas Kebersihan DKI dan peserta Lokakarya PPLH IPB, BKKBN Pusat, Walikota Cimahi, KLH dan berbagai instansi pemerintah maupun BUMN - yang baru terwujud sekarang - yakni sederhana ketika sepekan lalu Walikota Batu Caves Selangor Malaysia mendengar laporan adanya teknologi komposter.................................... Bekerja di Indonesia dan Malaysia kan sama saja; Sama -sama Melayu bukan ?......................Tim Posko Hijau++++++++)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-116507609047329139?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Posko Hijau Di Malaysia'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/116507609047329139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=116507609047329139&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/116507609047329139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/116507609047329139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2006/12/posko-hijau-di-malaysia.html' title='Posko Hijau Di Malaysia'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXqx02fSVI/AAAAAAAAGZ4/XoWzepfCSvs/s72-c/Kencol+%252898%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-116376409435055008</id><published>2006-11-17T03:24:00.000-08:00</published><updated>2010-11-19T04:46:59.880-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gadis Bule Olah Sampah'/><title type='text'>Posko Hijau Di Aceh NAD</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1600/DSCN4771%20%285%29.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="165" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/320/DSCN4771%20%285%29.jpg" style="float: left; height: 170px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 206px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: 85%;"&gt;Atas order CHF Indonesia dan Direct Relief International sebagai lembaga Non Profit mitra kerja dari USAID, komposter BioPhosko dipercaya sebagai alat kelengkapan dalam menjalankan program sanitasi lingkungan dan peningkatan kesehatan masyarakat pasca Tsunami di Aceh Besar, Sigli dan Garot Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Dengan disebarnya komposter di 3 wilayah itu, &lt;a href="http://indonetwork.co.id/kencanabandung/group+14091"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #3366ff;"&gt;PT CV Sinar Kencana  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;sebagai principal company pun menugaskan sdr Iman menjadi trainer selama 3 hari, dari tanggal 13 sampai 16 November 2006 di Nangroe Aceh Darussalam (NAD).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1600/DSCN4771%20%284%29.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="175" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/320/DSCN4771%20%284%29.jpg" style="float: left; height: 147px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 168px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: 85%;"&gt;Dengan berbekal pengalaman mengembangkan komunitas pemuda jobless di Kecamatan Cibiru dalam mengolah sampah 3 sampai 5 RT menjadikan Iman mahir juga berbicara kepada target group. Ternyata antusiasme target group dan bahkan pejabat CHF dan DRI pun menjadikan Iman makin percaya diri aja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1600/CIMG1422.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="193" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/320/CIMG1422.jpg" style="float: left; height: 189px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 195px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Dengan ketersediaan pupuk organic cair dan kompos di wilayah korban tsunami, diharapkan para petani terbantu mendapatkan pupuk bagi tanamannya. Digelarlah di posko dan bahkan Mesjid digunakan sebagai tempat training pengomposan menggunakan komposter. Bukan main ! CHF yang terdiri dari orang Amerika dengan bantuan dana masyarakat Amerika ini tertarik dengan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/product_info.php?cPath=32&amp;amp;products_id=191"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #3366ff;"&gt;komposter biophosko &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; ditengah mahalnya biaya angkut komposter dari Bandung ke Aceh dan kota Sigli.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Mengenal &lt;a href="http://www.chfindonesia.org/index.php?option=com_content&amp;amp;task=blogsection&amp;amp;id=1&amp;amp;Itemid=26"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #3366ff;"&gt;CHF Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;? berikut informasi bagi anda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1600/DSCN4760.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/320/DSCN4760.jpg" style="float: left; height: 182px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 136px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;“CHF International is a non-profit development organization that serves as a catalyst for long-lasting positive change in low- and moderate-income communities around the world, helping families improve their economic circumstances, environment and infrastructure through Community, Habitat, and Finance. In Indonesia, CHF works with communities in Banda Aceh and Jogjakarta to provide immediate relief after devastating natural disasters, as well as long term reconstruction and development assistance.&lt;br /&gt;CHF International officially handed help the operation of community health centers in ten (10) districts, focusing in the tsunami disaster area.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;The earthquake-tsunami that destroyed many communities in Aceh left thousands of survivors without basic health and hygiene infrastructure. CHF’s reconstruction efforts include the rebuilding and improvement of important infrastructure as well as training and planning for improved health and disaster response”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Mengenal &lt;a href="http://www.directrelief.org/"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #3366ff;"&gt;Direct Relief International&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; ? Berikut mereka :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1600/DSCN4771.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="184" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/320/DSCN4771.jpg" style="float: left; height: 95px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 103px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“ Direct Relief International provides medical material aid including medicines, medical supplies and equipment to strengthen in-country health efforts around the world to improve the quality of life for the most impoverished people&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1600/DSCN4771%20%286%29.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/320/DSCN4771%20%286%29.jpg" style="float: left; height: 98px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 77px;" width="157" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1600/DSCN4773.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/320/DSCN4773.jpg" style="float: left; height: 139px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 97px;" width="139" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;object height="344" style="clear: right; float: right;" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/iljIW-RXHfw&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/iljIW-RXHfw&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: 85%;"&gt;Dengan makin banyaknya pihak instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta dan bahkan lembaga Internasional, selain pembeli perorangan yang berjumlah ribuan orang , antara lain BKKBN Pusat, Astra Auto 2000 Surabaya, Perusahaan Gas Negara ( PGN Persero ), Telkom, Pemerintah Kota Cimahi, PKK Kabupaten Bandung, PT Sankyu Cilegon dan PT Bartho Ambon serta &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: 85%;"&gt;banyak lainnya belum terdata, CHF Internasional beserta Direct Relief &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;International sebagai lembaga mitra USAID menjadi pembeli partai besar menggunakan puluhan unit bernilai puluhan juta rupiah ini sungguh memberi semangat baru memperjuangkan terwujudnya kota Clean and Green di seluruh Indonesia. .............Alhamdulillah+++++)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-116376409435055008?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?language=ID' title='Posko Hijau Di Aceh NAD'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/116376409435055008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=116376409435055008&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/116376409435055008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/116376409435055008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2006/11/posko-hijau-di-aceh-nad.html' title='Posko Hijau Di Aceh NAD'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-115867627770724015</id><published>2006-09-19T07:27:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T08:56:07.661-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olah Sampah Bengkel Auto 2000'/><title type='text'>Posko Hijau Di Astra Company Surabaya</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/lOEmhFaqM0k&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/lOEmhFaqM0k&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/935856/Astra%20%285%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/607315/Astra%20%285%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Pada awalnya kami hampir tidak percaya jika seorang penelpon mengaku bernama Pak Eko dari Astra Auto 2000 Sungkono Surabaya hendak membeli komposter &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://www.kencanaonline.com/online/product_info.php?cPath=32&amp;amp;products_id=193"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Biophosko&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; Type L guna mengolah kompos di lingkungan perusahaan ternama di Indonesia ini. Mana mungkin ASTRA Auto 2000 mau olah sampah ? Itu terjadi di tahun 2005, dan walaupun awalnya beliau sangat detail meminta keterangan cara mengolah sampah hingga menjadikan kompos - yang sebenarnya sih membuat kami agak kesel juga, eh ngak berapa lama benar-benar transfer Bank membayar beberapa unit &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://indonetwork.co.id/kencana_surabaya/group+14757"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;komposter BioPhosko&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Type L. Bahkan selang beberapa bulan, dengan agak memaksa minta segera dikirim lagi untuk ditempatkan di lokasi cabang ASTRA lainnya - yang tidak kami ketahui lokasi persisnya karena terlupa menanyakannya ke beliau- namun dipastikan sama di Surabaya. Maklum saat itu kami belum memiliki gudang penyimpanan di Surabaya, sebagaimana sekarang terdapat di &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://indonetwork.co.id/mastolindo/profile"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Jl Jakarta 27 Perak Surabaya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;, kami pun mengirim komposter langsung dari Bandung tentunya dengan biaya kirim yang cukup mahal.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/collage4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/667537/Astra%20%283%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/174287/Astra%20%283%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sungguh suatu kehormatan jika produk kami mendapat tempat digunakan di cabang perusahaan AUTO 2000 ASTRA, yang beralamat di Jl. HR Muhammad di Kota Satelit Darmo - Surabaya Barat"  ini. Lalu kami, Tim &lt;a href="http://green-phoskko.blogspot.com/2006/06/membuat-kompos-di-kota-dari-sampah.html"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Posko Hijau&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/a&gt;pun penasaran. Di suatu kesempatan berkunjung ke Surabaya disertai rekan Perwakilan CVSK sebagai produsen prinsipal komposter - di Surabaya, &lt;a href="http://indonetwork.co.id/kencana_surabaya/profile"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Ir Dang Yudi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, kami pun meluncur melihat progress proses composting di lokasi ASTRA ini. Ternyata, ASTRA Auto 2000 ngak main-main dalam mengelola lingkungan. Di pintu masuk terpampang menjadikan ASTRA Auto 2000 sebagai &lt;em&gt;Green Company&lt;/em&gt; menjadi tekad yang dipancangkan perusahaan ini. Bahkan di sebelah kanan layanan service mobil pelanggan terdapat instalasi pengolahan limbah cair. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/383565/Astra%20%281%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/385740/Astra%20%281%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah diterima dengan ramah oleh Pak Wahyudi, kami diajak berkeliling melihat &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/product_info.php?cPath=38&amp;amp;products_id=255"&gt;&lt;strong&gt;instalasi pengolahan sampah&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; menjadi kompos di bagian belakang bangunan. Terdapat stock bahan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/product_info.php?cPath=32&amp;amp;products_id=198"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;penggembur Green Phoskko&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/a&gt;- sebagai campuran dalam proses pengomposan serta beberapa komposter yang kami kirim terpajang disana, dengan kondisi penuh bahan kompos. Artinya sejak membeli setahun lalu, mereka benar-benar lakukan pemgolahan sampah menjadi kompos; Bahkan di sekitar jendela bagian administrasi (office) terdapat area tanaman obat di pekarangan dengan aneka tanaman berkhasiat dan bahkan tanaman langka. Ada daun seribu, walisongo, daun dewa, daun jinten, kumis kucing, ungu dan banyak algi aneka tanaman berkhasiat tertata rapi layaknya pertamanan di rumah-rumah mewah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/431201/Auto%202000%20Astra%20%281%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/239811/Auto%202000%20Astra%20%281%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kami pun senang, ternyata dengan program Green Company, membawa pencitraan sendiri kepada perusahaan otomotif ini bukan saja terasosiasi dengan asap dan oli serta aneka bau kendaraan, namun Astra - setidaknya di Auto 2000 Sungkono di Surabaya telah memberi citra baru sebagai perusahaan peduli lingkungan. Astra Auto 2000 Sungkono kini menjadi hijau, teduh dan nyaman bagi para pelanggan guna melihat aneka tanaman sembari menunggu selesainya service kendaraannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dengan pengalaman ini, para Marketing kami pasti dengan serta merta akan mejadikan Astra Auto 2000 sebagai target pemasaran komposter baik skala Rumah maupun model &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/product_info.php?products_id=263&amp;amp;osCsid=ad81a54e3f9e832c7197c30e6daf2cca"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;komposter BioPhosko Rotary Klin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;- yang baru di launching CVSK . Kami ingin sekali mendukung program Green Company mereka benar-benar terwujud di berbagai cabang yang tersebar di Bandung bahkan di seluruh Indonesia. Ini benar-benar telah menjadikan &lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/1600/299843/Astra%20%282%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5595/944/320/949387/Astra%20%282%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;semangat baru kami mewujudkan sebanyak mungkin lokasi hijau Green Company ASTRA menjadi Posko Hijau guna memberi inspirasi kepada perusahaan lain. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nah siapa tahu jika Marketing kami bisa menempatkan komposter Rotary Klin- setidanya 1-3 Unit per lokasi Cabang Astra Auto 2000, para Marketing pun bisa dapat penghasilan menjadi pemilik 1 unit Kijang Inova dong ?...................... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seyogyanya hotel, restoran, kafe, restoran, developer, mall, supermarket dan bahkan bengkel mobil dan banyak usaha lain - khususnya yang berhubungan dengan layanan kepada konsumen di tempat usahanya akan mencontoh Astra Auto 2000 Sungkono di Jl HR Muhammad di Kota Satelit Darmo - Surabaya Barat" Surabaya - yang kelihatan banyak pelanggannya menikmati keteduhan, taman dan instalasi kompos ini. Bukankah jika pelanggan merasa betah berlama-lama di lokasi anda akan berarti peluang menambah belanja pelanggan atas berbagai tawaran dan aneka produk kita ? Rupanya ASTRA memang piawai membuat lingkungan membetahkan, ujungnya toch omset penjualan ngak akan lari kemana. Jadi di masa dimana cuaca dan bumi makin panas, bukan sekedar Sales Promo Girls (SPG) dan karyawan/ti cantik dan enak dipandang saja yang bakal memelihara kebetahan pelanggan, namun keasrian dan inovasi penataan lingkungan pun yang  makin menyejukan dan membetahkan, akan membuat pelanggan pun rela merogoh saku buat belanja lebih banyak lagi. Trend baru Green Company manjakan pelanggan, hebat Auto 2000 euy.............................. ++++++++++++++++++) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://picasa.google.com/blogger/" target="ext"&gt;&lt;img style="border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" alt="Posted by Picasa" src="http://photos1.blogger.com/pbp.gif" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-115867627770724015?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Posko Hijau Di Astra Company Surabaya'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/115867627770724015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=115867627770724015&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115867627770724015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115867627770724015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2006/09/posko-hijau-di-astra-company-surabaya.html' title='Posko Hijau Di Astra Company Surabaya'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-115793536581404027</id><published>2006-09-10T17:41:00.000-07:00</published><updated>2010-11-18T16:21:17.254-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gadis Bandung Membuat Kompos'/><title type='text'>Posko Hijau Di Ciparay Kabupaten Bandung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXCy3iC8JI/AAAAAAAAGYI/_W0mONvl5KU/s1600/13.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXCy3iC8JI/AAAAAAAAGYI/_W0mONvl5KU/s200/13.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1024/Rotary%20Klin%20%2836%29-1.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="137" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/Rotary%20Klin%20%2836%29-1.jpg" style="display: block; height: 109px; text-align: center; width: 159px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Sulit membayangkan jika gadis remaja mulai terbiasa mengolah sampah dan membuat kompos ketika belum dikenalkannya Bio Reaktor. Dimasa lalu, membuat kompos memang bukan hal baru. Namun teknik open windrows, membuka lahan empat persegi panjang dengan luas sekitar 12 m2, dipersepsikan hanya dilakukan oleh para petani maupun pembuat kompos yang terkesan kumuh dan bau saja. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Teknik lama open windrows tentu saja akan sulit diterapkan diperkotaan -yang kendati banyak bahan baku sampah, namun siapa tetangga akan ijinkan instalasi pengelolaan sampah kota dengan resiko timbulnya bau ke sekitar. Belum lagi soal keharusan membalik bahan sampah setiap 3-5 hari agar terjadi pemerataan aerasi ( oxigen) kedalam semua lapisan sampah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;K&lt;/span&gt;ini membuat kompos menjadi mudah dan higienis alias berseka ( bhs Sunda, red) . Dengan hanya memasukan bahan sampah organik kedalam Bio Reaktor Rotary Klin, kemudian mencipratkan cairan aktivator kompos &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/product_info.php?cPath=32&amp;amp;products_id=257"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #009900;"&gt;Green Phoskko&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/a&gt;serta menaburkan mineral &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/product_info.php?cPath=32&amp;amp;products_id=198"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #33cc00;"&gt;penggembur Green Phoskko&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/a&gt;dalam 5 hari saja bisa didapatkan hasil dekomposisi yang hitam dan hancur serta tidak berbau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;object height="344" style="clear: right; float: right;" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xprn4NEFsMA&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/xprn4NEFsMA&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Adalah Yeni dan Mita- dua gadis Bandung yang melihat dan mengikuti Ibu Tuty pengusaha kompos kini merasa terpikat mengolah sampah di Ciparay Bandung menjadikannya kompos. Berbekal Bio Reaktor Rotary Klin sebanyak 3 Unit tersebut, dapat diolah sampah sebanyak 3 Ton ( kapasitas @ 1 ton per unit/ 5 hari).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Karena dipandang dapat menjadi usaha, tidak kurang dari Deputy Kementrian Usahawan Kecil dan Koperasi Malaysia, Mr Adzmy Abdullah, pernah meninjau pengusahaan kompos atau baja organik ( Malaysia, red&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-115793536581404027?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=38' title='Posko Hijau Di Ciparay Kabupaten Bandung'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/115793536581404027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=115793536581404027&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115793536581404027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115793536581404027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2006/09/posko-hijau-di-ciparay-kabupaten.html' title='Posko Hijau Di Ciparay Kabupaten Bandung'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXCy3iC8JI/AAAAAAAAGYI/_W0mONvl5KU/s72-c/13.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-115793484409272776</id><published>2006-09-10T17:32:00.000-07:00</published><updated>2010-11-18T18:59:05.381-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengolahan Sampah Rumah Sakit'/><title type='text'>Posko Hijau Di Rumah Sakit St Boromeous Bandung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="clear: left; float: left; font-size: 85%; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="clear: left; float: left; font-size: 85%; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/S3010079-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="145" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/S3010079-1.jpg" style="display: block; text-align: center;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Mengapa sekelas RS Boromeus kok membeli &lt;a href="http://indonetwork.co.id/kencanabandung/group+14091"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #009900;"&gt;Komposter Biophosko&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/a&gt;? Bukankah ada insinerator guna memusnahkan semua limbahnya ? Inilah yang menarik, para bagian rumah tangga RS Boromeus Bandung suatu saat berkunjung ke CVSK di Jl. Pungkur 115 Bandung - yang tiada lain adalah produsen sekaligus prinsipal &lt;a href="http://indonetwork.co.id/kencanabandung/group+14091"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #009900;"&gt;komposter Biophosko&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/a&gt;di Bandung. Para suster yang berkerudung putih dan berseragam hitam putih itu dengan tekun membaca dan bertanya tatacara pengolahan sampah domestik padat menjadi &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=26&amp;amp;osCsid=38e585f3b655ba969cb3cdecd76d3148"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #009900;"&gt;kompos&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #009900;"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXntQNSuOI/AAAAAAAAGZw/lbfxh1pLt8I/s1600/biophosko.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="162" src="http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXntQNSuOI/AAAAAAAAGZw/lbfxh1pLt8I/s200/biophosko.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Ternyata, pembaca, manajemen RS Boromeus diyakini telah sangat mengerti akan bahayanya jika terjadi pencampuran antara sampah padat dengan sampah B3 ( Berbahaya, Beracun, Bau) - yang umumnya dihasilkan suatu rumah sakit dan terkatagori &lt;i&gt;cytotoxic&lt;/i&gt; (mengandung racun, red). Tidak dapat dibayangkan jika jarum suntik bekas, bekas perban, potongan daging manusia maupun peralatan operasi lainnya bercampur dengan sampah dapur. Jika hal ini terjadi dan sampah tersebut terbuang ke TPS akan menyebabkan penularan penyakit kepada setiap orang yang bersentuhan dengan sampah tersebut atau air lindi yang dihasilkan di TPA akan merasuki sumur penduduk serta aliran air sungai. Dari segi kesehatan lingkungan cara penanganan tersebut, disamping melanggar ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No.986/MENKES/PER/XI/1992 tentang kesehatan lingkungan rumah sakit dan PP.12 tahun 1995 tentang pengelolaan limbah B3,  juga dapat membahayakan kesehatan masyarakat sekitarnya karena sampah klinis merupakan sampah infeksius yang mayoritas sudah terkotaminasi dengan bakteri, virus dan bahan radioaktif maupun bahan beracun dan berbahaya (B3).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/S3010078.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/S3010078.jpg" style="display: block; text-align: center;" width="144" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Dengan mengolah sampah dapur di RS Boromeus menjadi kompos, akan terjamin tidak adanya sampah B3 dan sampah medis tercampur ke sampah padat bersumber dari dapur. Memang sampah medis akan dibakar di insinerator bersuhu diatas 1000 derajat celcius- dengan demikian dipastikan hancur menjadi abu sementara sampah dapur dipastikan menjadi kompos. Sementara kompos pun terjamin tidak akan keluar dari area Rumah Sakit jika saja digunakan di pekarangan RS Boromeus - yang memang hijau karena banyak tanaman, bunga dan pohon tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="clear: left; float: left; font-size: 85%; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;Ditengah masih terbatas dan rendahnya RS memiliki fasilitas IPAL dimiliki rumah sakit di Kota Bandung, tentu saja bagi Boromeus dengan mengadakan beberapa unit Komposter akan menjadikan RS Boromeus selangkah lebih maju lagi dibanding Rumah Sakit lainnya di Kota Bandung. Dengan adanya fasilitas pengolahan &lt;a href="http://www.kencanaonline.com/online/index.php?cPath=32"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #009900;"&gt;komposter BioPhosko&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/a&gt;tentu saja akan melengkapi fasilitas insinerator, serta IPAL yang sudah ada sebelumnya. Konon menutut BPLHD Kota Bandung, insinerator Rumah sakit guna memusnahkan Limbah padat medis seperti bekas sarung tangan, jarum suntik, dan alat-alat kelengkapan operasi lainnya yang wajib dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan insinerator masih terbatas. Dari 28 rumah sakit di Kota Bandung, hanya 10 rumah sakit yang sudah memiliki insinerator. ”Sisanya, numpang ke rumah sakit yang sudah punya insinerator,” katanya (PR, 22/7/06). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menurut Kabid Pencegahan BPLHD, cerobong insinerator minimal harus 2,5 kali lebih tinggi dari bangunan tertinggi yang ada di sekitarnya. Di Kota Bandung, rata-rata insinerator dibangun di lokasi yang sama dengan rumah sakit tersebut. Artinya, insinerator ada di daerah jantung perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/AqfmJKby234&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/AqfmJKby234&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Mengapa sekelas RS Boromeus kok  membeli &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nah jika Insinerator saja belum dimiliki semua Rumah Sakit, jika tanpa memiliki komposter pengolah sampah organik dari dapur - jangan-jangan ada bagian tubuh manusia pasien -yang ikut terbuang ke TPS ? Pantes aja ya di bagian belakang rumah sakit tertentu- khususnya dekat kamar jenazah dan TPS suka memberikan suasana serem, dingin dan ihh...........................kali aja ada di TPS, bagian tubuh - yang ngak rela ditinggal tidak ikut badan lainnya.................he................he......eh hi.....hihihi... komposter bisa mengusir penampakan ye.............++++++++++++)&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-115793484409272776?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com/online/index.php?language=ID' title='Posko Hijau Di Rumah Sakit St Boromeous Bandung'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/115793484409272776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=115793484409272776&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115793484409272776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115793484409272776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2006/09/posko-hijau-di-rumah-sakit-st.html' title='Posko Hijau Di Rumah Sakit St Boromeous Bandung'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w7a8kl5Znx8/TOXntQNSuOI/AAAAAAAAGZw/lbfxh1pLt8I/s72-c/biophosko.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-115793472050484535</id><published>2006-09-10T17:30:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T09:38:01.145-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olah Sampah Di Cimahi Tengah'/><title type='text'>Posko Hijau Di Cimahi Tengah</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/JuoSHeBWewg&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/JuoSHeBWewg&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1024/PGN%20Cimahi-1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/PGN%20Cimahi-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1024/PGN%20Cimahi%2022%20%2826%29-1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/PGN%20Cimahi%2022%20%2826%29-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1024/PGN%20Cimahi%2022%20%2827%29-1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/PGN%20Cimahi%2022%20%2827%29-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1024/PGN%20Cimahi%2022%20%2825%29-1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/PGN%20Cimahi%2022%20%2825%29-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://picasa.google.com/blogger/" target="ext"&gt;&lt;img src="http://photos1.blogger.com/pbp.gif" alt="Posted by Picasa" style="border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-115793472050484535?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Posko Hijau Di Cimahi Tengah'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/115793472050484535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=115793472050484535&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115793472050484535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115793472050484535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2006/09/posko-hijau-di-cimahi-tengah.html' title='Posko Hijau Di Cimahi Tengah'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29705109.post-115793435973739851</id><published>2006-09-10T17:23:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T09:31:17.883-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Dewi Lestari Membuat Kompos'/><title type='text'>Posko Hijau Di Keluarga Dewi "Dee" Lestari Supernova</title><content type='html'>&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/23rzO0yPvXY&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/23rzO0yPvXY&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1024/15220-W200.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/15220-W200.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1024/2-1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/2-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1024/1-1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/1-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/1024/md_ied03-1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5595/944/400/md_ied03-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://picasa.google.com/blogger/" target="ext"&gt;&lt;img src="http://photos1.blogger.com/pbp.gif" alt="Posted by Picasa" style="border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29705109-115793435973739851?l=www.pupuk-kompos.info' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kencanaonline.com' title='Posko Hijau Di Keluarga Dewi &quot;Dee&quot; Lestari Supernova'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pupuk-kompos.info/feeds/115793435973739851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29705109&amp;postID=115793435973739851&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115793435973739851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29705109/posts/default/115793435973739851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pupuk-kompos.info/2006/09/posko-hijau-di-keluarga-dewi-dee.html' title='Posko Hijau Di Keluarga Dewi &quot;Dee&quot; Lestari Supernova'/><author><name>Sonson Garsoni</name><uri>https://profiles.google.com/105821060023651444434</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-34vQmFOdWiU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAKU0/x78d1BGJgwc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
